Suara Denpasar - Shin Tae-yong mempunyai alasan kuat untuk memanggil Hansamu Yama dan Riko Simanjuntak masuk ke skuad Timnas Indonesia kontra Burundi.
Padahal, keduanya merupakan pemain lama yang tak dipanggil oleh Timnas Indonesia.
Pelatih asal Korea Selatan ini menggunakan kejeliannya untuk permainan mereka di klub.
"Alasan kenapa saya pilih karena performanya baik di liga," kata Shin Tae-yong awal pekan ini, dikutip dari Suara.com
Meski demikian, Shin Tae-yong menegaskan bahwa dia merupakan sosok yang objektif dengan hanya melihat pada penampilan pemain saat membela klub masing-masing.
Dia berharap semua pemain Indonesia menunjukkan permainan terbaik dalam pertandingan.
Hal itu semata-mata diminta sang pelatih agar ranking dan prestasi timnas Indonesia dalam FIFA terus meningkat.
Sebagai informasi, Riko dan Hansamu adalah pemain asal Persija Jakarta.
Sebelumnya Persija mengirimkan 12 pemainnya untuk timnas senior dan timnas U-20 pada pemanggilan terakhir.
Baca Juga: Cetak Gol untuk Persib Bandung, 5 Fakta Unik Robi Darwis, Wonderkid Kesayangan Shin Tae Yong
Masalah itu sempat dikeluhkan oleh Persija sendiri karena pemain-pemain yang dipanggil tersebut sangat diperlukan di kancah Liga 1.
Selain Persija, Persib juga bermasalah dengan pemanggilan pemain-pemainnya.
Hal ini dibuktikan dari tiga pemain mereka, yakni Mark Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto yang belum mengikuti pemusatan latihan dan masih membela klubnya pada Senin (20/3/2023). (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya