Suara Denpasar – Seorang bayi yang hanyut akibat luapan air di Kota Kediri, Jawa Timur berhasil ditemukan setelah petugas gabungan melakukan penyisiran di sejumlah jalur sungai daerah Kaliombo, Kota Kediri.
“Satu yang bayi umur 4 bulan ditemukan. Lokasi penemuan di sebelah RSUD Gambiran, aliran menuju ke kebun tebu,” kata Komandan Tim Operasi Basarnas Trenggalek Eko Aprianto saat dikonfirmasi, Minggu (26/3/2023).
Korban ditemukan oleh pihak keluarga yang turut membantu dalam proses pencarian. Lokasi penemuan sekitar 3 kilometer dari titik awal korban terhanyut.
Adapun peristiwa ini terjadi pada Sabtu (26/3) malam. Awalnya, satu keluarga terdiri dari ibu dan dua orang anaknya berumur 10 tahuh dan 4 bulan itu sedang menaiki sepeda motor. Namun karena macet akibat luapan air, akhirnya motor mereka mogok.
Lalu, sang ibu bersama dua anaknya turun. Naasnya mereka justru terpeleset ke sungai dekat RSUD Gambiran, Kota Kediri.
Sang ibu berhasil diselamatkan warga, sedangkan dua anaknya ikut hanyut terbawa aliran sungai.
Hingga saat ini, proses pencarian akan terus berlangsung demi menemukan kakak dari korban yang masih berumur 10 tahun.
“Yang kakaknya masih dicari. Untuk adiknya dibawa ke rumah sakit,” kata Eko.
Dalam proses pencarian ini, tim akan mengerahkan sekitar 30 orang personel gabungan dari Basarnas, BPBD Kota dan Kabupaten Kediri, relawan, serta pihak keluarga korban.
Baca Juga: Aremania Serukan Golput di Pemilu 2024
Agar lebih memudahkan proses pencarian, personel gabungan membagi penelusuran menjadi tiga tim, yakni ada yang menyusuri bibir sungai, kemudian sisir darat serta penempatan personel di cek poin yang dicurigai sebagai lokasi korban terhanyut.
Namun, Operator Pusdalops BPBD Kota Kediri Jaenal Arifin sejauh ini menemukan sejumlah kendala seperti vegetasi yang rimbun dan arus sungai yang kencang. Hal ini mungkin akan sedikit menghambat proses pencarian.
“Kendalanya vegetasi yang rimbun. Ada beberapa titik yang tidak bisa dijangkau. Kalau soal kedalaman itu tentatif dan arus sungai masih kencang,” pungkas Arifin. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
5 Tips Menata Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Mengalir Lancar
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI