Suara Denpasar - Kabar mengejutkan dari Puan Maharani, kabarnya ia dibuat malu lantaran video meme tikus diputar saat rapat paripurna DPR RI.
Beberapa waktu lalu BEM UI menghebohkan publik usai unggah video meme Puan Maharani berbadan tikus melalui sosial medianya.
Kini beredar kabar Ketua DPR RI itu dibuat malu lantaran video tersebut diputar di gedung DPR RI saat rapat paripurna sedang berlangsung.
Kabar tersebut diunggah oleh channel YouTube SEPUTAR POLITIK, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Minggu, (26/3/2023).
Berita itu diunggah dalam bentuk video berjudul 'DIPERMALUKAN SAAT RAPAT PARIPURNA DPR RI!! PUAN BERNASIB TRAGIS'.
Selain itu, pada bagian gambar utama video atau thumbnail video juga diperlihatkan ruangan rapat anggota DPR RI dan di depannya terdapat sebua layar.
Dimana layar tersebut menayangkan video karya BEM UI, yaitu meme Puan Maharani berbadan tikus.
Pada thumbnail video juga tertulis 'BREAKING NEWS! MALU BANGET PUAN MAHARANI, SELURUH ANGGOTA DPR MENYAKSIKAN'.
Video itu diunggah dengan durasi 8 menit 1 detik, diunggah pada Minggu, (26/3/2023) dan dilansir Suara Denpasar pada hari yang sama, kini video tersebut sudah ditonton 3,8 ribu kali.
Baca Juga: CEK FAKTA: Ricuh Total Puan Maharani Lovers Serbu Kampus BEM UI Buntut dari Meme Tikus
Lantas benarkah berita tersebut? Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran untuk mendapatkan informasi yang valid.
CEK FAKTA
Setelah ditelusuri, video dengan durasi 8 menit 1 detik itu menayangkan narasi berita tentang unggahan BEM UI, yaitu video Meme Puan berbadan tikus.
Sama sekali tidak dibahas tentang judul yang disampaikannya, tidak ada penjelasan berupa bukti valid dan sumber kredibel tentang berita diputarnya video tersebut di gedung DPR RI saat rapat paripurna.
Setelah ditelusuri, foto pada thumbnail video tersebut merupakan foto yang diedit, tidak benar bahwa video meme Puan Maharani berbadan tikus itu diputar di gedung DPR RI saat sidang paripurna.
Foto aslinya dalam gedung DPR itu di tengahnya bukan layar yang menampilkan video meme Puan Maharani, melainkan patung garuda Pancasila yang besar.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Ricuh Total Puan Maharani Lovers Serbu Kampus BEM UI Buntut dari Meme Tikus
-
Viral, Unggah Video Puan Maharani Jadi Pesulap Merah, BEM FISIP UB Tolak UU Cipta Kerja: Lawan!
-
Gegara Sebar Video Tikus Berkepala Puan Maharani, BEM UI Diserang Buzzer Pemerintah
-
Jelang Ramadhan, Foto Puan Maharani Pakai Mukena Dihujat: Kadrun Mendadak Gara-Gara Pemilu
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih