Suara Denpasar - FIFA dikabarkan tetap mengebut dalam rangka menginspeksi venue pertandingan piala dunia U-20 yang akan diselenggarakan di Indonesia meski sebelumnya telah mengumumkan pembatalan drawing.
Dilansir dari laman resmi PSSI, tercatat ada 18 perwakilan dari federasi sepakbola seluruh dunia tersebut yang hadir dalam inspeksi. Diketahui proses inspeksi ini merupakan tahap akhir dari proses verifikasi venue.
Ketum asprov PSSI Ketut Suardana berharap agar pelaksanaan piala dunia U-20 di Indonesia tidak dibatalkan oleh FIFA.
“Kami disini hanya mendampingi saja. Jujur, situasi saat ini sedikit berubah. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik. Saya mewakili asprov PSSI Bali dan Juga pecinta sepakbola, ingin ada solusi untuk permasalahan ini. Tentu PSSI memiliki kesempatan yang baik agar piala dunia U-20 di Indonesia berjalan dengan lancar” katanya dikutip dari laman resmi PSSI.
Selain Bali, Surabaya, dan Solo, perwakilan dari FIFA juga melakukan verifikasi ke stadion lain, diantaranya Stadion Utama Gelora Bung Karno senayan Jakarta, Stadion Si Jalak Harupat yang berada di Soreang Kabupaten Bandung, serta Stadion Gelora sriwijaya yang berada di kota Palembang.
Proses verifikasi ini dilaksanakan secara tertutup oleh FIFA. Namun, Asosiasi sepakbola seluruh dunia tersebut mengizinkan pihak lain ikut dalam sesi kunjungan stadion. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati