Suara Denpasar – Pelaku Pariwisata Bali menuding Gubernur Bali, Wayan Koster, Paradox dan Inskonstene dengan Government Guarante.
Tudingan dilayangkan oleh Wayan Puspa Negara - Ketua Aliansi Pelaku Pariwisata Marginal Bali –(APPMB) atas penolakan Timnas Israel U20 di Piala Dunia U20.
Menurut Puspanegara, keputusan Gubenur Koster itu telah menimbulkan situasi tak menentu dan kegundahan masyarakat luas, pecinta bola hingga kegundahan jiwa pelaku pariwisata.
“Jauh hari gubernur dengan segala perjuangannya yang sangat fantastis telah mampu membawa Bali sebagai salah satu venue & Lokasi Drawing perhelatan Fifa World cup U20,” kata dalam keterang yang diterima melalui pesan Whatsapp itu.
Atas rencana itu, sebagai pelaku pariwisata Bali pihaknya memberikan apresiasi. Gubernur bahkan berkomitmen penuh melakukan perbaikan gedung Ksirarnawa.
Penataan kawasan itu sesuai persyaratan yang ditentukan oleh FIFA dengan biaya penuh dari APBD Prov. Bali,.
“Hal itu membuktikan Koster mendukung penuh event ini dengan menciptakan situasi yang kondusif agar event bergengsi dan langka ini berjalan lancar,” katanya.
Akan tetapi situasi berbanding terbalik dengan langkah gubernur sendiri atas terkirimnya surat Gubernur Bali ke Menpora untuk menolak kehadiran team dari Israel,.
“Sungguh sangat paradox dengan langkah perjuangan & persiapan yang sudah sangat matang.”
Baca Juga: Chat Mesra Alshad Ahmad dengan Tiara Andini Bocor Saat Isu Hamili Nissa Asyifa
“Bahwa kami pelaku pariwisata sangat mengimpikan perhelatan FIFA world cup U20 ini menjadi momentum perkuatan dan kecepatan recovery kepariwisataan kuta yang baru hanya tumbuh 36,5% dari kondisi normal,” kata Puspa Negara.
Pihaknya tetap berharap ajang FIFA world cup u20 tetap berjalan sesuai agenda FIFA. Kata dia, Walaupun hanya Drawing dipindahkan tidak masalah.
“Namun jika sampai perhelatan FIFA World Cup U20 dibatalkan dan dialihkan ke negara lain maka runtuhlah harapan kita, harga diri bangsapun terlihat gelap,” tegasnya. *
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Erling Haaland Langsung Jadi Starter saat Norwegia Hadapi Irak di Piala Dunia 2026
-
Prancis Tundukkan Senegal 3-1 di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Pecahkan Rekor
-
Neymar Mulai Latihan di Lapangan, Berpeluang Tampil Lawan Haiti?
-
Herve Renard Jadi Pelatih Baru Tunisia di Piala Dunia 2026, Langsung Pimpin Persiapan
-
Trevoh Chalobah Dipanggil Timnas Inggris Gantikan Tino Livramento di Piala Dunia 2026
-
Antonio Rudiger Perpanjang Kontrak di Real Madrid hingga 2027
-
2 Kubu di Keraton Solo Tetap Gelar Kirab Malam 1 Suro, Duduk Saling Membelakangi
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur