Suara Denpasar – Jusuf Hamka lebih dikenal sebagai konglomerat jalan tol dalam kota. Dia menjadi pemilik saham terbesar di bisnis konstruksi PT Citra Marga Nusaphala Persada senilai Rp15 miliar. Sedangkan total kekayaannya mencapai belasan triliun rupiah.
Siapa sangka, di balik kekayaannya yang serba berlimpah, ternyata harga outfit yang dikenakannya justru anti mewah. Bahkan, Jusuf Hamka masih memakai celana yang telah 20 tahun dipakainya.
Pria yang dijuluki Babah Alun itu secara blak-blakan membeberkan harga outfit yang dikenakannya saat menjadi bintang tamu di podcast Helmy Yahya.
“Dari saya masih kerja di Indosiar, gue sebut aja, beliau komisaris sampai sekarang nih, jeans beli di mana nih pak?” tanya Helmy Yahya, dikutip dari video podcast di kanal YouTube Helmy Yahya Bicara, Selasa (28/3/2023).
“Ciampelas (Bandung),” jawab Jusuf Hamka.
Ketika ditanya soal harganya oleh Helmy Yahya, Jusuf Hamka juga tidak ragu menyebutkan nominal harga outfit-nya.
“Rp150 ribu. Ini udah hampir 20 tahun nih jeans, udah behel,” tuturnya.
Kemudian Helmy Yahya kembali bertanya tentang jam tangan yang dipakai Jusuf Hamka. Rupanya jam tersebut salah satu brand Seiko dari Jepang yang harganya hanya berkisar Rp1 Juta sampai Rp8 juta.
Helmy penasaran, kenapa bos jalan tol itu tidak memakai jam tangan yang harganya mencapai miliaran rupiah agar lebih terlihat mewah. Pertanyaan itu kemudian ditimpali Jusuf Hamka dengan alasan jenaka.
Baca Juga: Bocor! Ini Foto Surat Luhut Pandjaitan yang Tolak Terminal LNG di Mangrove Bali
“Muternya sama, gak ada yang lebih cepat juga dan gak bikin juga tambah hoki kan, gak bikin nambah kaya. Dibacok orang iya kalau mahal. Kalau ini siapa yang mau,” timpalnya.
Sementara itu, sepatu yang dikenakannya juga bukan barang mahal jutaan, melainkan sepatu buatan lokal merk Pakalolo yang harganya hanya Rp300 ribu.
Supaya Helmy percaya, Jusuf Hamka bahkan sampai membuka sepatunya untuk membuktikan merek sepatu tersebut.
Sejauh ini, kata Jusuf Hamka, baju termahal yang dia miliki adalah kemeja dari brand Lacoste asal Paris yang harganya di atas Rp1 juta. Meski mahal, ternyata kemeja tersebut tidak ia beli sendiri, melainkan hadiah ulang tahun dari orang lain.
Jusuf Hamka mengaku kalau kekayaan yang dimilikinya saat ini memang tidak mengubah gaya hidupnya yang sederhana. Ia bahkan selalu merasa ‘alergi’ memakai barang terlalu mahal.
“Terbiasa pakai barang-barang yang gak bikin gatal badan. Jadi kalau pakai yang mahal-mahal badannya malah gatal, gak cocok saya,” katanya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Luis Enrique Waspadai Jebakan Liverpool, PSG Belum Aman Jelang Leg Kedua Liga Champions
-
Belanja di Luar Negeri Lebih Hemat dan Praktis Pakai QRIS BRImo
-
Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?
-
Perpus Library Cafe Malang: Surganya Kutu Buku yang Bikin Nagih Balik Lagi!
-
7 HP Gaming Paling Murah April 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Merpati Kolongan Warga Bandar Lampung Rp3,5 Juta Digasak, Dijual Cuma Seharga Pulsa
-
Tamara Bleszynski Jadi Tamu di Nikahan Anak, Ibu Tiri Pastikan Teuku Rassya Sudah Beri yang Terbaik
-
Timnas Indonesia U-17 Menggila! John Herdman Kaget Lihat Agresivitas Garuda Muda
-
Bukan Cuma Anak-anak, Orang Dewasa Ternyata Bisa Kena Campak! Ini Penyebab Utamanya
-
Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!