Suara Denpasar - Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melakukan bersih-bersih atau operasi terhadap Warga Negara Asing yang overstay di Kawasan Denpasar.
Dalam pantauan tim pora atau tim pengawasan orang asing terdapat beberapa tempat yang menjadi tempat tinggal Warga Negara Asing (WNA) yang diduga melakukan pelanggaran terhadap peraturan Keimigrasian.
Dan benar saja, dalam pelaksanaannya hari ini Selasa, (28/3/2023) Tim Pora berhasil mengamankan 2 orang warga negara Nigeria berinisial CO (35) dan CAO (33) di sebuah kos-kosan di Kawasan Sidakarya Denpasar.
Kepala Kantor Imigrasi Denpasar, Tedy Riyandi mengatakan kedua WNA asal Nigeria tersebut diamankan karena izin tinggal dari kedua WNA tersebut sudah habis. Untuk itu mereka diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Dari hasil pemeriksaan lapangan, ditemukan bahwa paspor dan izin tinggal dari kedua orang asing tersebut sudah habis masa berlaku sehingga kita amankan ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Tedy Riyandi.
Tedy mengatakan keduanya diamankan tanpa perlawanan. "Tidak ada perlawanan dari kedua WNA tersebut pada saat diamankan. Saat ini, mereka ditempatkan pada ruang detensi imigrasi," tandasnya.
Untuk diketahui, banyak tuntutan untuk membersihkan Bali dari turis yang melanggar hukum baik itu hukum pidana dan hukum adat Bali. Turis-turis itu diminta agar segera dikenakan sanksi oleh pihak Imigrasi Denpasar.
Gubernur Bali, Wayan Koster bahkan menginstruksikan agar turis-turis yang bermasalah di Bali segera dideportasi.
Tidak hanya dari Gubernur Bali, desakan itu pun datang dari Komisi II DPRD Provinsi Bali yang membidangi pariwisata. Ketua Komisi II, IGK Kresna Budi meminta agar pihak-pihak terkait dapat segera menangani jika ada turis yang bermasalah.
"Turis-turis nakal itu menjadi tugas dari pihak kepolisian dan Imigrasi agar segera ditindaklanjuti," tegasnya saat ditemui di Kantor DPRD Provinsi Bali, kemarin (27/3). (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru di Bandung: Bank hingga ATM Pecahan Rp20 Ribu
-
Kreasi Takjil Makin Inovatif: Dari Kolak Klasik Menuju Kreasi Dessert Jelly yang Estetik
-
19 Kode Redeem FC Mobile 28 Februari 2026, Waktunya Panen Raya Ribuan Permata
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Nubia Neo 3 GT 5G Hadir Bawa RAM Lebih Besar, Jadi HP Gaming Entry Level
-
Terpopuler: 7 Gaya Glamor Istri Gubernur Kaltim, Kapan THR ASN Cair?
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
33 Kode Redeem FF 28 Februari 2026, Celana Angel Ungu dan Topi Jerami Siap Hadir
-
Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia