Suara Denpasar - Warganet baru-baru ini dibuat heboh dengan video Food Vlogger Magdalena Fridawati. Yang mana belum lama ini ia menceritakan soal nasib jadi food vlogger di Indonesia.
Magdalena Fridawati menceritakan bagaimana ia sampai menunjukkan jumlah followersnya saat datang ke sebuah tempat makan namun tetap tidak dapat perlakuan spesial.
“Baru tahun lalu aku ke tempat makan, aku udah tunjukin followers aku berapa, bisa bantu sejauh apa, gitukan, (kata penjual) ‘iya tapi ini kan bisnis’, gitu kan,” kata Magdalena Fridawati saat tampil di podcast Samuel Crist.
“Pak ini nilainya tidak ternilai loh, kalau misalkan loe disuruh bayar gue, bisa bayar berapa? gitu kan,” imbuhnya.
Kendati demikian, Magdalena Fridawati merasa bahwa ia masih sering dipandang sebelah mata meskipun namanya sudah terkenal sebagai seorang food vlogger.
“Itu tuh sering banget, aku tuh masih sering dipandang sebelah mata banget,” ungkapnya.
Magdalena Fridawati juga menceritakan bagaimana nasib teman-teman food vlogger lainnya.
“Apalagi temen-temen aku yang lebih kecil lagi secara media, aku sering banget dapet cerita gitu, ditolak, terus pas dapet review restoran dateng dibiarin aja, gak dijamu, aku pikir kok gak ada kelasnya banget ya food vlogger ini,” pungkasnya.
Lebih lanjut, video Magdalena Fridawati tersebut kini viral dan akhirnya mendapatkan sorotan dari Bintang Emon.
Melalui cuitannya di Twitter bintangemon, Bintang Emon pun memberikan pesan menohok untuk Magdalena Fridawati.
“Walaupun mungkin konteksnya bukan minta gratisan ya, tapi nunjukin followers saya segini udah cukup funny lho,” tulis Bintang Emon di Twitter, Sabtu (1/4/2023). (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor