/
Senin, 27 Februari 2023 | 18:20 WIB
Emosi, Bintang Emon Sindir Keras Mario Dandy Soal Kasus Penganiayaan David: Sakit Jiwa! (Channel YouTube Sahabat Bintang)

Suara Denpasar - Bintang Emon sindir Mario Dandy selaku anak pejabat yang terlibat kasus penganiayaan di Jakarta.

David yang merupakan anak petinggi GP Ansor saat ini tengah koma usai alami penganiayaan.

Berdasarkan keterangan sementara, dari video yang beredar, pelaku penganiayaan David adalah Mario Dandy, seorang anak pejabat, sekarang ia berstatus sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Mario Dandy terhadap David saat ini tengah menjadi perbincangan panas, perhatian masyarakat tertuju pada kasus ini.

Komika yang dikenal dengan kritikan pedasnya, Bintang Emon kini viral usai mengunggah video berupa pernyataan yang menyindir keras penganiayaan tersebut.

Bintang Emon bahkan berkali-kali mengucapkan kata-kata keras, ia bahkan menyebut tersangka pelaku penganiayaan itu sakit jiwa.

Pernyataan itu diunggah Bintang Emon melalui channel YouTube Sahabat Bintang, sebagaimana dilansir pada Senin, (27/2/2023).

Bintang Emon mengkritik tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat pajak bernama Mario Dandy itu.

"Yang kaya gitu dapet rispek karena orang tau, dia nih anak siapa, sehingga gak kelatih, emang mampus blok!," ujar Bintang Emon dalam video tersebut.

Baca Juga: Jual Sabu Demi Turuti Perintah Irjen Teddy Minahasa, Mantan Kapolres Bukittinggi: Sekarang Saya Tak Takut Lagi!

Kemudian Komika tersebut mengkritik penganiayaan yang tidak manusiawi itu, menurutnya tindakan menginjak dan menendang bagian leher belakang sangatlah berbahaya.

Bintang Emon juga menambahkan pernyataan yang menggambarkan kekesalannya, lantaran tersangka pelaku penganiayaan seolah melakukan selebrasi usai menendang korban.

"Itu bukan tindakan yang dilandasi oleh emosi, itu arogan! Menindas manusia, itu jahat!," ujarnya melanjutkan.

"Orang emosi mah udah keluar emosinya udah beres, ini selebrasi gila, sakit jiwa!," ujar Bintang Emon menegaskan. (*/Ana AP)

Load More