Suara Denpasar - Pemain Persib Bandung berikan pesan menyentuh setelah terjadinya kerusuhan antara suporter PSIS Semarang dengan suporter PSS Sleman.
Kerusuhan tersebut terjadi dalam lanjutan pertandingan liga 1 antara PSIS Semarang melawan PSS Sleman yang digelar pada Minggu (2/4/2023) di Stadion Jatidiri, Semarang.
Dilansir dari semarang.suara.com pada Senin (3/4/2023), kerusuhan terjadi di Stadion Jatidiri dengan aksi saling lempar antara suporter PSIS Semarang dengan PSS Sleman.
Kerusuhan yang terjadi menyebabkan beberapa penonton mengalami luka-luka, sehingga harus dikerahkan mobil Ambulans untuk mendapatkan perawatan.
Kerusuhan yang terjadi antar suporter PSIS Semarang dengan PSS Sleman pun mendapatkan banyak sorotan, tak terkecuali pemain Persib Bandung, Marc Klok.
Dilansir dari Instagram Marcklok pada Senin (3/4/2023), lewat postingan Instagramnya, Marc Klok memberikan pesan menyentuh usai terjadinya kerusuhan antara suporter PSIS Semarang dengan suporter PSS Sleman.
Marc Klok menuturkan bahwa sepakbola adalah bagian kecil dari kehidupan, namun di dalamnya terdapat luapan emosi yang tak memperdulikan mau menang atau kalah.
"Sepak bola adalah mikrokosmos kehidupan, penuh pasang surut dan pasang surut emosional. Apakah kita juara atau tidak, menang atau kalah, membuat keputusan yang benar atau tidak, atau melakukan yang terbaik atau terburuk, hanya ada garis kecil yang memisahkan kita dari kesuksesan atau kegagalan," tulis Marcklok dikutip dari postingan Instagramnya.
Menurut pemain Persib Bandung itu, kunci kesuksesan dalam sepakbola adalah dapat mengendalikan emosi yang ada pada diri kita masing-masing.
"Kunci sukses dalam sepak bola dan kehidupan adalah mengendalikan emosi kita setiap saat. Meskipun mudah untuk tetap positif saat semuanya berjalan dengan baik, kekuatan sejati akan terlihat saat segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana," ujar Klok.
Marc Klok meminta para suporter supaya dapat belajar untuk menerima berbagai macam kondisi.
"Kita harus belajar untuk menerima segala macam situasi, karena Tuhan akan selalu memberi kita apa yang bisa kita tangani. Kegagalan hanyalah kesempatan untuk belajar dan tumbuh, dan hanya dengan menerimanya kita dapat benar-benar berhasil," tutup Marc Klok. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
Terkini
-
Ramalan 3 Shio Paling Beruntung pada 2-8 Maret 2026, Siapa Saja?
-
Diplomasi Panas: Sikap Tegas Kedubes Iran di Jakarta dan Tawaran Mediasi dari Prabowo Subianto
-
IHSG Bisa Loyo Perdagangan Besok, Ini Saham-saham yang Bisa Dibidik
-
Sony Pictures Siapkan Live-Action Astro Boy, Gandeng Sutradara Ghostbusters
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan
-
2 Maret 2026 Puasa ke Berapa? Ini Hitungan Versi Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah
-
7 Model Baju Lebaran Wanita Kekinian, Tampilan Elegan Cocok Juga untuk Harian
-
Tanggal Berapa Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Ini Rincian Hari Libur Idul Fitri