/
Selasa, 04 April 2023 | 11:10 WIB
Ilustrasi dukun / NU online

Suara Denpasar - Jagat maya sedang dihebohkan oleh kasus pembunuhan dari dukun palsu pengganda uang bernama Mbah Slamet.

Warga dari Desa Balun Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara ini, disebut telah membunuh lebih dari puluhan orang, yang semuanya merupakan korban dari Mbah Slamet sang dukun pengganda uang.

Dilansir dari sumedang.suara.com, motif pembunuhan tersebut dilakukan lantaran untuk menyembunyikan praktik penipuan dan pencucian uang yang Mbah Slamet lakoni selama 5 tahun. Berkedok sebagai dukun sakti yang bisa melipatgandakan uang milik para korban hingga milyaran rupiah.

Setelah dukun palsu tersebut ditangkap, Petugas Polres Banjarnegara dibantu sukarelawan berhasil mengevakuasi sejumlah mayat yang telah dibunuh oleh pelaku, dan beberapa diantaranya terkubur dalam satu lubang.

Sebanyak 10 mayat telah berhasil dievakuasi dalam penggalian tanah yang dilakukan pada, Senin (3/4/2023). 

Setelah selesai dievakuasi, mayat-mayat tersebut langsung dibawa menuju ke RSUD Hj Lasmanah Banjarnegara untuk dilakukan otopsi.

Dalam konferensi pers di Mapolres Banjarnegara, Senin (3/4/2023) pagi. Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto mengatakan kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Mbah Slamet tersebut terungkap berkat laporan dari GE, yang merupakan anak dari salah seorang korban berinisial PO (53), warga Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam kasus tersebut, Slamet mengaku telah menerima setidaknya dana sebesar Rp 70 juta untuk di gandakan, namun karena Slamet tak kunjung mengembalikan uang yang telah diberikan otomatis para korban datang untuk menagih uang miliknya.

Kejadian nahas inilah, yang merupakan titik awal dari penemuan mayat PO (53). Laporan tersebut didasari atas pesan yang dikirimkan oleh PO melalui WhatsApp kepada anaknya SL (adik dari GE, red.) pada tanggal (24/3/2023), yang mengabarkan jika sedang di rumah Mbah Slamet.

Baca Juga: Heboh! Nikita Mirzani Bongkar Kelakuan Ivan Gunawan dan Maharani, Disebut Pakai Jasa Dukun Santet Agar Nyai Cacat dan Bisu, Ternyata..

Selain itu, PO juga berpesan jika sampai hari Minggu (26/3/2023) ia tidak pulang, SL dan GE diminta untuk datang ke rumah Mbah Slamet dengan didampingi aparat.

Atas dasar laporan sang anak GE, petugas Satreskrim Polres Banjarnegara segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan jasad PO terkubur di jalan setapak menuju hutan Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, pada hari Sabtu (1/4/2023). (*/Dinda)

Load More