Suara Denpasar – Sosok Ibu Ida Dayak kini semakin menyita perhatian publik. Pasalnya, dia dikenal sebagai orang sakti yang bisa mengobati berbagai penyakit.
Bahkan, baru-baru ini Ibu Ida Dayak dikabarkan telah diundang oleh Raja Arab yakni Salman Bin Abdulaziz untuk menyembuhkan pangeran Arab yang telah koma selama 17 tahun.
Kabarnya, Ibu Ida Dayak juga sampai nyaris mengorbankan diri saat melakukan ritual pengobatan untuk anak orang nomor satu di Arab itu.
Isu tersebut tercuat dari unggahan di kanal YouTube JURNAL INFORMASI yang dibagikan pada Senin (3/4/2023).
“Ibu Ida Dayak Nyaris Mengorbankan Dirinya – Ketika Ritual Pengobatan Pangeran Arab yang Koma 17 tahun,” demikian narasi judul yang disajikan pengunggah video.
Pada bagian thumbnail video, terpampang ilustrasi Ibu Ida Dayak yang sedang menyembuhkan pangeran Arab. Selain itu, ada juga potret Presiden Jokowi dan Ibu Iriana, serta Pangeran Salman.
Dengan jumlah subscriber mencapai 250 ribu, video itu pun kini telah disaksikan lebih dari 740 ribu kali, disukai 6 ribu penonton, serta dipenuhi 236 komentar yang kebanyakan berisikan serentetan kalimat doa untuk sosok Ibu Ida Dayak.
Namun, benarkah klaim video berdurasi 3 menit 44 detik itu?
CEK FAKTA:
Baca Juga: Agama Ibu Ida Dayak, Terkenal Karena Pengobatan Alternatif Tanpa Patok Harga
Setelah menonton videonya secara utuh, rupanya tayangan tersebut tidak menampilkan bukti yang menunjukkan Ibu Ida Dayak sedang menjalankan proses ritual pengobatan pangeran Arab sebagaimana narasi yang ada pada judul dan thumbnail.
Video ini justru hanya menampilkan cuplikan foto-foto Ibu Ida Dayak, Raja Salman, Presiden Jokowi, serta beberapa wajah tak dikenal yang disajikan secara terpisah.
Meskipun narator juga memaparkan seputar pangeran Arab yang bernama Al-Waleed yang disebut telah koma 17 tahun hingga membuat Raja Salman akhirnya inisiatif memanggil Ibu Ida Dayak ke Arab, namun tidak disertakan bukti video yang mendukung pernyataan tersebut.
Demikian pula saat narator menyinggung soal Ibu Ida yang disebut pingsan selama 3 jam di tengah ritual, justru visualisasi tayangan yang ditampilkan hanyalah potret sosok Ibu Ida.
Melansir laman Instagram putra Raja Salman, Mohammed Bin Salman Alsaud, @special_royal, tidak ditemukan informasi yang bersangkutan dengan Ibu Ida Dayak.
Foto thumbnail menampakkan wajah Raja Salman sedang berdoa. Namun foto tersebut merupakan editan. Foto aslinya Raja Salman berdoa ketika berziarah ke Masjidil Haram untuk mencuci Kakbah pada Mei 2015.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas