Suara Denpasar - Sikap kritis membongkar kejanggalan yang ada di Kampus Universitas Udayana (Unud) terus digelorakan BEM Unud.
Mereka mempertanyakan kemana dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) yang nilainya fantastis itu mengalir.
Sebab, melihat infrastruktur di Unud masih banyak yang jauh dari kata layak. Bahkan, ada beberapa mahasiswa yang harus belajar dengan cara lesehan.
Kepada wartawan Ketua BEM I Putu Bagus Padma Negara, Rabu 5 April 2023, menjelaskan bahwa sebagai mahasiswa, tentu pihaknya yang mengetahui kondisi Unud di lapangan.
Bukan politisi yang membuat opini dengan sudut pandang yang jauh dari kenyataan.
"Kami intelektual di Udayana karena kami tahu kondisi Udayana sekarang," katanya.
Ambil contoh misalnya dengan dibangunnya delapan dekanat baru di kampus Jimbaran Unud.
Jelas dia, bahwa gedung itu belum rampung seratus persen dan terkesan dipaksakan.
Mengingat, ada beberapa gedung belum dilengkapi listrik, internet, berikut akses jalan yang masih berbatu yang membahayakan pengajar maupun mahasiswa.
Baca Juga: Makjleb! Giliran BEM Unud Bawa Bukti Dugaan Penyalahgunaan Dana SPI Unud
Menjawab pertanyaan wartawan soal adanya mahasiswa yang kuliah di lesehan karena belum bagusnya fasilitas di Unud. Dia menjawab itu terjadi di Fisip.
"Yang lesehan itu di Fisip. Temen-temen di Fakultas Peternakan gedung-gedungnya banyak yang rusak dan bermasalah," tegasnya.
Jadi, sebagai mahasiswa tentu pihaknya bertanya soal transparansi penggunaan dana SPI yang digembar-gemborkan untuk meningkatkan fasilitas Unud dalam artian gedung untuk proses pembelajaran.
Mengingat pihak Rektorat sendiri tidak bisa merinci karena dana SPI Unud tergabung dalam satu rekening Udayana.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri