Suara Denpasar - Kabar menghebohkan, Moeldoko dikabarkan rampas Rp99 triliun dari tangan SBY, Ketua Majlis Tinggi Partai Demokrat.
Bukan hanya itu, bahkan dikabarkan Moeldoko dan kawan-kawan sampai geruduk kantor keluarga Cikeas, benarkah?
Kabar itu diunggah oleh kanal YouTube SEPUTAR ISTANA, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Minggu, (9/4/2023).
Dalam judul video berita itu dituliskan 'Rampas 99 Triliun dari Tangan SBY, Moeldoko DKK Geruduk Kantor Keluarga Cikeas'.
Video itu diunggah pada Sabtu, (8/4/2023) dengan durasi 8 menit 5 detik, dan menghebohkan publik, sampai saat ini sudah ditonton 36 ribu kali.
Lantas benarkah kabar tersebut? Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran mendalam untuk mendapatkan fakta sesungguhnya.
CEK FAKTA
Setelah ditelusuri, video itu menjelaskan tentang kasus perseteruan antara Moeldoko dengan Demokrat.
Sang narator menyampaikan bahwa Moeldoko meminta 99 triliun dari SBY dan AHY, namun tidak ditunjukan bukti kebenaran informasi tersebut atau sumber yang kredibel yang mendukung.
Baca Juga: CEK FAKTA: Selamat Jalan Pak SBY! KPK Temukan Bukti Korupsi Hambalang, Century dan E-KTP
Kemudian, video itu menampilkan cuplikan video pernyataan Moeldoko tentang SBY dan AHY, namun hanya cuplikan video saja.
"Di kubu Demokrat itu ada SBY dan AHY, kenapa mesti takut," ujar Moeldoko dalam potongan video tersebut.
Setelah ditelusuri, video itu merupakan video lawas yang meliput pernyataan Moeldoko 2 tahun lalu, pernah diunggah kanal YouTube KOMPASTV pada 3 Februari 2021. Konteks dari video aslinya adalah pernyataan Moeldoko yang pada saat itu disebut-sebut hendak ambil paksa Partai Demokrat. Dalam video lengkapnya tidak ditemukan pernyataan terkait tentang merampas atau meminta 99 triliun.
Berikut ini link video asli dan lengkapnya: https://youtu.be/23zggr83Ft4
Selain itu, foto pada thumbnail video juga diketahui editan. Terlihat seorang pria yang sedang berdiri membelakangi tumpukan uang, faktanya itu merupakan editan. Foto aslinya pernah diunggah di situs Suara.com pada (17/3/2021), dan pada foto aslinya sama sekali tak ada tumpukan uang sebagaimana digambarkan pada thumbnail video.
Sementara itu dilansir dari jatim.suara.com, dari artikel yang diunggah pada (5/4/2023) kabar terbaru dari topik tersebut ialah sampai saat ini kubu SBY dan AHY masih menjadi pengurus Partai Demokrat yang resmi. Hal tersebut karena Kemenkumham sebelumnya telah menolak kepengurusan partai Demokrat versi KLB Moeldoko.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Malam Horor di Cikidang: Terjebak 9 Jam! Bau Kopling Terbakar dan Tangis Anak Pecah di Antrean
-
5 Rekomendasi HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah untuk Performa Game Lancar
-
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya
-
285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini
-
Drama Keluarga Tasyi Athasyia Vs Selvi Salavia Memanas: Kini Ribut Gara-Gara Foto Lebaran
-
Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran
-
Lee Jun Ho dan Ju Ji Hoon Diincar Bintangi Drakor Baru Berjudul Buy King
-
Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia
-
Starbucks dan Harry Potter Bersatu! Rasakan Keajaiban Bubble Meledak Ala Honeydukes di Menu Baru Ini
-
MPV Keluarga 7 Penumpang Dimodifikasi Jadi 12 Orang saat Mudik Lebaran 2026 , Modal Terpal Saja