- Sebuah MPV nekat dimodifikasi membawa 12 penumpang tertutup terpal saat mudik Lebaran 2026.
- Aksi berbahaya ini terciduk polisi di pos penyekatan karena mengorbankan standar keselamatan berlalu lintas.
- Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mengorbankan nyawa demi menekan biaya perjalanan mudik ke kampung.
Suara.com - Fenomena mudik pada momen Lebaran 2026 kembali menghadirkan cerita mencengangkan, salah satunya aksi nekat sebuah MPV yang melakukan modifikasi ekstrem demi mengangkut penumpang berlebih. Mobil keluarga yang seharusnya hanya memuat maksimal tujuh orang ini kedapatan membawa hingga 12 penumpang dengan cara disembunyikan di bawah penutup terpal plastik.
Terciduk di Pos Penyekatan
Akal-akalan berbahaya ini terungkap ketika kendaraan tersebut diberhentikan oleh petugas kepolisian saat melintasi pos penyekatan mudik.
Melansir dari unggahan video yang dibagikan laman Instagram @inspacta.id, bagian belakang mobil terlihat mencurigakan.
Benar saja, setelah diperiksa, ruang bagasi telah diubah sedemikian rupa dan ditutup rapat menggunakan terpal plastik seolah-olah hanya membawa tumpukan barang bawaan.
Fakta di baliknya justru bikin miris: ada manusia yang berdesakan di dalamnya.
Disentil Warganet: "Disulap Jadi Kaleng Sarden"
Video penindakan tersebut sontak viral di media sosial dan memancing amarah sekaligus keheranan dari para warganet.
Banyak yang menilai bahwa tekanan biaya perjalanan mudik memang tinggi, namun mencari cara instan untuk berhemat dengan cara ini sangatlah tidak masuk akal.
Baca Juga: 3 Mobil Bekas Muat 8 Orang Buat Mudik Lebaran 2026 Cuma Rp 50 Jutaan, Cukup Mewah dan Anti Pegal
Salah satu komentar netizen yang menyoroti tajam aksi nekat ini berbunyi, "Gila bener! Mobil MPV keluarga disulap jadi kaleng sarden isi 12 orang ditutup terpal. Nyawa udah kaya ga ada harganya demi ongkos murah?!"
UNTUK MELIHAT VIDEO SELENGKAPNYA, KLIK DI SINI
Bahaya Fatal Mengintai di Balik Terpal
Modifikasi semacam ini bukan sekadar soal menambah kapasitas angkut, melainkan sebuah pertaruhan nyawa.
Penumpang yang disembunyikan di bagian belakang terpal terkurung tanpa adanya sabuk pengaman maupun ventilasi udara yang memadai.
Secara teknis otomotif, kendaraan yang dipaksa menahan beban manusia melebihi batas pabrikan menyimpan risiko kecelakaan yang sangat besar. Mengapa demikian?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Jauhi Cicilan, Ini 4 Motor Rare Kawasaki Cocok untuk Pelajar Stylish tapi Low Budget Mulai 4 Jutaan
-
Skutik Urban Premium hingga Adventure, Indomobil Rilis QT dan Tyranno X di Solo
-
Terpopuler: 5 Motor Bekas Anti Culun untuk Pelajar, Fitur Andalan Honda Super-N
-
Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan
-
Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen
-
Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru
-
Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar
-
6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Indomobil Rilis Tyranno X Motor Listrik Pendatang Baru dengan Jarak Tempuh 160 Km