Suara Denpasar - Persib Bandung dan Persija Jakarta kini masih berjuang untuk memperebutkan satu jatah tiket di kancah Asia.
Persija Jakarta sementara berada di peringkat kedua klasemen liga 1 musim 2022/2023 pekan ke-33 dengan raihan 63 poin, unggul satu poin dari Persib Bandung yang berada di posisi ketiga.
Dilansir dari bolatimes pada Selasa (11/4/2023), Liga Indonesia mendapat jatah tiga slot untuk kompetisi Asia 2023/2024, yakni untuk playoff Liga Champions Asia, fase penyisihan grup Piala AFC, dan playoff Piala AFC.
Untuk slot peserta playoff Liga Champions Asia akan diwakili pemenang pertandingan playoff juara Liga 1 musim 2021/2022 melawan juara Liga 1 musim 2022/2023, yakni Bali United melawan PSM Makassar.
Sedangkan klub yang kalah dalam pertandingan playoff tersebut, secara otomatis akan mendapatkan tiket fase penyisihan grup Piala AFC.
Khusus untuk slot ketiga atau tim yang akan mewakili Indonesia pada fase playoff Piala AFC, akan diberikan kepada klub peringkat kedua Liga 1 musim 2022/2023. Dengan demikian untuk posisi tersebut tidak akan dilakukan pertandingan playoff lagi.
Sehingga, Persib Bandung selaku Runner up musim lalu harus mengamankan posisi kedua musim ini apabila ingin mendapatkan slot ketiga tersebut.
Hal ini membuat Bobotoh, selaku penggemar Persib Bandung pun ikut berkomentar di sosial media.
Menurut salah satu Bobotoh, Persib Bandung harus membenahi mental permainan tim terlebih dahulu apabila ingin berpartisipasi di kancah Asia.
Baca Juga: Ditodong Pertanyaan soal Komitmen Hubungan, Mahalini Beri Respons Tegas! 'Gak Boleh Balikan"
"Gak usah mikirin AFC dulu, kalo mental mainnya masih kayak kemarin lawan Persita, perbaiki skuat, perbaiki mental, prestasi pasti nyusul," tulis @frhnmh09 dikutip dari laman komentar postingan Instagram @masperdipersib pada Selasa (11/4/2023).
Menurut Bobotoh, Persib Bandung dinilai belum mempunyai mental juara sehingga belum layak untuk berkiprah di ajang AFC.
"Permainan gak ada fighting spirit, gak punya mental juara emang gak layak ikut AFC," tulis @aldo_zifran_fahrezi. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Ciro Alves Jadi Rebutan PSS Sleman dan Persis Solo, Bobotoh Persib Rela?
-
CEK FAKTA: Tantang Persib Bandung di Piala AFC, Hansamu Yama Langsung Dipertahankan Persija
-
Tak Hanya Persebaya, PSIS Semarang Dirumorkan Bidik 4 Pemain Ini, Ada Pemain Persija dan Eks Persib Bandung
-
CEK FAKTA: Salahkan Marc Klok, David da Silva Menangis Minta Gelandang Hebat ke Luis Milla?
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Chery Tiggo Cross CSH Terbakar Hebat di Tol Jagorawi, Sistem Keamanan Jadi Pertanyaan
-
Daftar ASN yang Tidak Bisa WFH Tiap Hari Jumat, Ini Jabatan yang Dikecualikan Kemendagri
-
Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka
-
Patehan: Legasi Budaya Minum Teh Ala Raja di Royal Ambarrukmo Yogyakarta
-
Debut Kolaborasi Anime, YENA Bawakan Lagu Ending Digimon Beatbreak
-
Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025
-
'Saya Penguasa Citiis': Pria Arogan yang Viral di Tasikmalaya Akhirnya Tertunduk Lesu Minta Maaf
-
Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai
-
Gizi untuk Anak, Limbah Jangan Merusak: Ultimatum DLH Sukabumi untuk Pengelola SPPG
-
Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi