Suara Denpasar – Mudik memang jadi agenda tahunan yang tidak bisa ditinggalkan. Pada saat perjalanan kita dibolehkan tidak berpuasa sama halnya dengan orang sakit, ibu hamil dan menyusui.
Tapi, bagi kalian yang tetap berniat puasa saat mudik atau perjalanan jauh, ada baiknya untuk melakukan persiapan terlebih dahulu.
Lalu, apa saja yang harus dipersiapkan? Melansir dari laman Hello Sehat, berikut 8 tips buat kamu yang mudik saat puasa.
1. Rencanakan perjalanan
Hindari perjalanan jauh tanpa perencanaan. Kita perlu untuk mengetahui dengan jelas lokasi mana saja yang akan dituju, berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapainya, dan akses jalan yang akan lewati. Dengan begini, kamu akan meminimalisasi risiko terburuk yang bisa terjadi saat perjalanan.
2. Jaga tubuh agar tetap fit
Hal yang paling penting adalah jaga tubuh agar tetap fit selama melakukan perjalanan jauh. Siapkan stamina kamu dari jauh-jauh hari, sehingga kamu tidak akan terganggu selama perjalanan.
3. Penuhi asupan nutrisi dan cairan
Penuhi asu nutrisi dan cairan kamu saat sahur atau berbuka dengan makanan yang bergizi. Hal ini agar kamu tidak dehidrasi dan lemas saat puasa.
Baca Juga: Kamis Pekan Depan, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah
Selain, minum air putih kamu juga bisa mengonsumsi vitamin untuk membantu menjaga stamina dan membuat tubuh kamu tetap segar selama perjalanan.
4. Lakukan perjalanan saat malam
Jika tetap ingin berpuasa saat mudik, ada baiknya kamu mencoba memulai perjalanan saat malam hari. Selain tidak terkena paparan sinar matahari yang buat kamu kekurangan cairan, tubuh kamu juga akan lebih bertenaga karena baru saja berbuka puasa.
Selain itu, jika kamu hau dan lapar saat perjalanan, kamu masih bisa minum dan makan. Kadar gula darah kamu juga akan kembali normal sehingga lebih bisa lebih fokus di perjalanan.
5. Bawa Obat-obatan
Ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi saat perjalanan jauh. Jadi, lebih baik siapkan obat-obatan dalam kotak P3K. Kamu bisa mempersiapkan obat sakit kepala, minyak angin, obat anti-mabuk, kasa, dan obat merah.
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Wanti-wanti Soal Lonjakan Pemudik pada Arus Mudik Lebaran 2023: Harus Dihitung dan Dikalkulasi!
-
20 Ucapan Selamat Mudik Lebaran, Isinya Bikin Senyum-Senyum Penerima
-
Tak Perlu Khawatir! Ini 5 Tips Aman Meninggalkan Kucing saat Pergi Mudik
-
Mudik Naik Pesawat? Ini 4 Tips Aman Pakai Transportasi Udara untuk Pemula
-
Mau Mudik Lewat Kapal Penyeberangan, Jangan Lupa Beli Tiket H-1 Sebelum Berangkat
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?