Suara Denpasar – Sejumlah artis ikut terseret ke dalam aksi kejahatan robot trading dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan crazy rich Wahyu Kenzo.
Korban dalam kasus tersebut mencapai 820 orang dengan total kerugian mencapai Rp150 miliar.
Dilansir dari kanal YouTube Intens Investigasi, delapan orang artis atau publik figur yang dimaksud yakni Raffi Ahmad, Rian D’Masiv, Atta Halilintar, Judika, Haji Faisal, Dokter Tirta, Gus Miftah, hingga Stefan William.
Mereka dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh tim advokat MZA & Patners, lantaran diduga menerima aliran dana kejahatan melalui kontrak sebagai brand ambassador, hadiah, hingga pelelangan barang.
“Kalau belajar dari kemarin-kemarin kayak Net 89, kemudian DNA pro, pola dan modusnya sama. Melibatkan para publik figur dan pejabat publik untuk memuluskan agar para korban merasa percaya,” tutur M. Zainul Arifin, kuasa hukum pelapor, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (12/4/2023).
Menurut Zainul, ke delapan publik figur tersebut memiliki peran dan fungsi yang berbeda.
“Ada yang menerima endorsement atau brand ambassador dari suatu produk. Ada juga yang menerima berupa hasil lelang,” katanya.
Berdasarkan keterangan Zainul, dilaporkan bahwa Raffi Ahmad menerima aliran dana dari hadiah yang diberikan Wahyu Kenzo saat Raffi dan istrinya Nagita Slavina melahirkan putra kedua mereka, Rayyanza.
“Wahyu Kenzo sama istrinya memberi hadiah pada saat kelahiran anak kedua Raffi Ahmad,” terang Zainul.
Baca Juga: Wahyu Kenzo Ditangkap Kasus Robot Trading ATG, Ternyata Pernah Berikan Ini ke Aurel Hermansyah
Lalu, Rian D’Masiv, Judika, Atta Halilintar, dan Stefan William diduga mendapatkan aliran dana kejahatan lewat pekerjaan sebagai brand ambassador produk milik Wahyu Kenzo bersama sang istri.
Kemudian publik figur lain seperti Gus miftah dan Dokter Tirta disebut mendapatkan sejumlah uang dari hasil pelelangan barang yang dimenangkan Wahyu Kenzo.
“Gus Miftah menerima Rp900 juta hasil lelang blangkonnya. Kemudian ada juga Dokter Tirta mendapat Rp120 juta dari lelang jual motornya,” kata Zainul.
Sementara Haji Faisal atau ayah Fuji diduga mendapatkan aliran dana dari pemberian Wahyu Kenzo senilai Rp400 juta saat membangun rumah Gala Sky, anak dari mendiang Vanessa Angel.
“Kemudian ada juga Haji Faisal yang menerima Rp400 juta dari by walker,” pungkasnya.
Oleh karena itu, pihak advokat MZA & Patners serta jajaran para korban tindak kejahatan Wahyu Kenzo meminta agar delapan orang tersebut dapat mengembalikan barang-barang hadiah maupun dana yang telah diberikan crazy rich itu kepada mereka.
“Jadi beberapa lelang (hadiah) ini harus dikembalikan. Bagaimana pun juga ini bentuk dari kejahatan rentang tahun 2001,” tukas Zainul.
Zainul mengingatkan jika publik figur itu tidak mengembalikan sejumlah hadiah dan uang lelang dari Wahyu Kenzo, maka mereka dapat diproses secara hukum dan akan dikenakan ancaman tindak pidana pencucian uang yang tercantum di Pasal 5. (*/Ana AP)
Tag
Berita Terkait
-
Hotman Paris Puji Attitude Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Jadi Target Brand Ambassador Para Pengusaha?
-
Gaya Pacaran Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Terkuak, Desta: 'Nggak pernah ciuman sama sekali?'
-
Kasihan Raffi Ahmad! Rans Nusantara Disebut Segera Bangkrut Hingga Diserbu Sindiran Begini
-
CEK FAKTA: Raffi Ahmad Tak Berkutik Saat Diciduk KPK, Hotman Paris Bongkar Transaksi Liar yang Dilakukan Rafael?
-
Mengejutkan! Diisukan Jadi Selingkuhan Raffi Ahmad, Nita Gunawan Bahkan Sampai Pernah Dilabrak Mama Rieta?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek