Suara Denpasar - Heboh kabar triliunan dana komplotan mantan pejabat Ditjen Pajak yang disusupkan ke para artis untuk mengamankan modus pencucian uang terus menggelinding. Rumor liar beredar kencang di media sosial.
Ada yang menyebut Raffi Ahmad sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga anti rasuah atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Selanjutnya enam artis lain juga akan meniru langkah Sultan Andara tersebut.
Salah satu video yang beredar soal enam artis menjadi tersangka KPK diulas kanal YouTube @Kabar Politik.
Video itu berjudul "6 Artis ini Resmi Di Tetapkan KPK" Tak Mau Sendirian Refael Alun Akui Semua.!!".
Video tersebut cukup banyak memancing rasa penasaran netizen.
Setidaknya ratusan ribu kali video yang menggambarkan enam orang berpakaian tahanan menghadap ke belakang. Satu lagi sedang memberi pernyataan dengan wajah Rafael Alun.
"Rafael Alun Akui Semua KPK Gerak Cepat... 6 Artis Ini Resmi Ditetapkan Tersangka". Begitu narasi video yang dilihat denpasar.suara.com, Kamis 13 April 2023.
CEK FAKTA
Untuk menjawab rasa penasaran dan mengecek kebenaran video berdurasi 10 menit 5 detik itu. Terlihat di awal, narator menginformasikan nama-nama investor Rans Entertainment.
Baca Juga: CEK FAKTA: Gempar! Rafael Alun Trisambodo Ungkap Sosok Artis Berinisial R?
Selanjutnya ada cuplikan pernyataan Raffi Ahmad yang membenarkan kerja sama dengan menantu Rafael Alun.
Ada lagi potongan video pernyataan Iskandar Sitorus terkait dugaan keterlibatan artis inisial R di kasus pencucian uang Rafael Alun. Namun demikian, antara judul, narasi, dan video tampak tidak terhubung atau tidak valid.
KESIMPULAN
Dari pengamatan dan kesimpulan di atas bisa dikatakan bahwa kabar yang dihembuskan dalam video bahwa Raffi Ahmad dan enam artis menjadi tersangka oleh KPK adalah tidak benar. Jadi, informasi dalam video itu menyesatkan atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Empat Bulan Bekerja, Buruh Rongsok di Metro Malah Gasak Emas Istri Majikan
-
Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?
-
Krisis Jelang Piala AFF 2026: FAM Depak Peter Cklamovski, Malaysia Kini Tanpa Pelatih
-
Shrek, Fiona, dan Donkey Kembali! Trailer Perdana Shrek 5 Resmi Rilis
-
Produk Viva Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 4 Pilihan Sesuai Klaim
-
Lokasi Donald Trump Teken Perdamaian Perang Iran Ternyata Saksi Bisu Kegagalan AS di Masa Lalu
-
Mahasiswa Medan Demo Sampai Malam, Soroti Kemiskinan-Desak Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
-
Polisi Amankan 69 Orang di Eks Hotel Sultan, Sebut Massa yang Dimobilisasi
-
Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih
-
Pemkot Anggarkan Rp 10 M Rehab Gedung Satreskrim Polrestabes, Tuai Kritik LBH Medan