Suara Denpasar - Hotel Parq Ubud yang berlokasi di jalan Sriwedari, nomor 66 Tegalalang, Ubud, Bali itu baru-baru ini sempat viral. Pasalnya hotel tersebut dibilang sebagai kampung warna negara Rusia di Bali.
Karena itu, Hotel Parq Ubud masuk dalam daftar operasi senyap kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar dalam tugas pengawasan terhadap orang asing.
Berdasarkan hasil operasi mandiri Imigrasi Denpasar dan Kanwil Kemenkumham Bali, yang bertujuan memeriksa visa dan bebebera administrasi Keimigrasian lain, dikatakan nihil pelanggaran.
"Temuan tidak ada, tim sudah memeriksa bahwa seluruh dokumen yang menginap di sini baik paspor maupun izin tinggalnya semuanya masih valid tidak ada yang overstay atau pelanggaran lainnya kita tidak temukan," terang Kepala Imigrasi Denpasar, Tedy Riyandi di lokasi operasi pada Sabtu, (15/4/2023) malam.
Dalam pernyataannya, Tedy mengatakan yang tinggal di Hotel Parq Ubud hanya 50 persen saja, selebihnya dari warga negara lain. Pernyataan itu sekaligus membantah informasi yang beredar bahwa Parq Ubud menjadi kampung Rusia di Bali.
"Dari hasil pemeriksaan tim, di sini hanya 50 persen warga negara Rusia. Selebihnya itu dari beberapa negara lain," sambung Tedy.
Hal serupa disampaikan oleh general manager (GM) Parq Ubud, I Made Dwi Surya Permadi. Dia mengatakan dari 103 kamar yang tersedia di hotel tersebut, memang benar separuhnya di isi oleh orang Rusia.
Dia menjelaskan, pada dasarnya Parq Ubud adalah hotel yang sama dengan hotel yang lain, cuma cara mengkemaskan yang berbeda. Lebih mengarah pada pangsa pasar yang tersedia.
"Bukannya menggurui, tapi yang namanya pangsa pasar saat ini kita semua udah tahu, kebanyakan dari Rusia jadi kami membelokkan pasar kami ke arah itu. Jadi memang beberapa desainnya mengarah pada pangsa pasar yang ada," jelas Dwi Surya.
Baca Juga: Memprihatinkan! PSIS Semarang Lepas Pemain Asing di Akhir Liga 1, Begini Kata Yoyok Sukawi
Namun demikian kata Dwi Surya, Parq Ubud tidak eksklusif terhadap orang Rusia saja sebagaimana informatif yang beredar.
"Kalau dibilang khusus terima tamu Rusia, 100 persen saya bilang tidak, kita tidak pernah memblokir orang non-Rusia untuk masuk ke sini. Siapapun boleh masuk ke sini. Bahkan kalau di data kami, tamu yang menginap di sini hanya 50 persen saja," tandasnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Kiper Asal Bali, Made Wirawan Resmi Pensiun di Persib Bandung: Saya Akan Jadi Bobotoh
-
Gantikan I Made Wirawan, Kiper Bali United Ini Bakal Merapat ke Persib Bandung?
-
Beach Games 2023 Tetap Dilakukan di Bali, Wayan Koster: 'Saya akan memberikan dukungan'
-
Gubernur Bali Wayan Koster Dukung World Beach Games 2023, Gibran Rakabuming Langsung Tanggapi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik
-
7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah
-
Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!
-
Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I
-
Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak