Suara Denpasar - Mantan wakil presiden RI, Jusuf Kalla (JK) umumkan bahwa Menko Polhukam, Mahfud MD telah mengundurkan diri sebagai menteri kabinet Indonesia maju. Disebutkan juga ia meninggalkan kabinet lantaran ditunjuk menjadi bakal cawapres yang mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.
Informasi itu beredar melalui kanal YouTube bernama CCTV POLITIK dengan judul konten "JK turun tangan!! Tawaran Mahfud MD kursi cawapres Anies Baswedan, Pastikan menang telak | BERITA TERKINI" dikutip Suara Denpasar, Rabu (19/4/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa potret dari Jusuf Kalla (JK), Mahfud MD, dan Anies Baswedan yang nampak sedang foto bersama.
"Mengejutkan! Mahfud MD mundur dari kabinet, JK dan koalisi perubahan tawarkan kursi cawapres" tulis narasi dalam thumbnail tersebut.
Sampai saat ini video tersebut sudah disaksikan oleh 38ribu penonton sejak di unggah pada, Senin (17/4/2023).
Lantas apakah klaim yang mengatakan bahwa Menko Polhukam, Mahfud MD mundur dari kabinet dan menerima tawaran JK sebagai cawapres Anies Baswedan di pilpres 2024 benar adanya?
CEK FAKTA
Setelah melakukan penelusuran, klaim yang mengatakan bahwa Mahfud MD mundur dari kabinet lantaran mendapatkan tawaran Jusuf Kalla (JK) sebagai bakal cawapres yang mendampingi Anies Baswedan di pilpres 2024 merupakan informasi yang salah.
Faktanya, dalam video tersebut nyatanya narator hanya mengulas artikel dari media kbanews.com berjudul "Semakin Diserang, Anies dan Koalisi Perubahan untuk Persatuan akan seperti Karang" artikel tersebut diunggah pada, Sabtu (8/4/2023).
Baca Juga: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Jadi Pasangan Paling Stabil Kejiwaannya Versi Hotman Paris
Sedangkan salah satu potongan video, serupa dengan video yang diunggah oleh kanal YouTube METRO TV, pada 2018 silam. Berjudul "Pengakuan Mahfud MD: Ini Panggilan Sejarah"
Potongan video tersebut, berisikan terkait pengakuan Mahfud MD yang meyakini bahwa dirinya akan dipilih Jokowi untuk menjadi cawapres di pilpres 2019 silam.
Alih-alih memberikan informasi yang benar, video tersebut nyatanya hanya berisi tentang pengakuan Mahfud MD pada 2018 silam dan juga pembahasan perseteruan antara KPK dengan Polri terkait kasus formula E dahulu. yang memaksakan Anies Baswedan sebagai tersangka.
Hal tersebut sangatlah tidak berkaitan dengan apa yang ditulis dalam judul maupun thumbnail video.
Bahkan sampai video tersebut selesai, tidak ada hal apapun maupun informasi yang membuktikan bahwa Mahfud MD mundur dari kabinet lantaran tawaran Jusuf Kalla (JK) sebagai cawapres yang mendampingi Anies Baswedan di pilpres 2024.
KESIMPULAN
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
DPM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pertukangan Kayu-Pelatihan UMKM
-
10 HP Murah Rp1 Jutaan Spek Bagus, Ideal Buat Daily Driver Maupun Hadiah Lomba 17 Agustus
-
7 Penyebab Motor Matic Kurang Tenaga di Tanjakan, Ketahui sebelum Terlanjur Mogok
-
Cara Pesan Tiket Shinkansen untuk Liburan di Jepang, Kini Bisa Lebih Praktis dari Indonesia
-
Diresmikan Jokowi, Kini PT GNI Terancam Bangkrut dan PHK Ribuan Karyawan! Bahlil: Jangan Tanya Saya!
-
3 Zodiak yang Diprediksi Memasuki Era Baru Mulai 5 Agustus 2026, Hidup Jadi Lebih Baik
-
Spesifikasi dan Harga Honda Super-ONE, Mobil yang Bikin Purbaya Nyeletuk: Mahal Juga!
-
5.925 PNS Daerah Dipecat Mulai Agustus 2026, Ketahuan Curang saat Ujian ASN Thailand
-
DPRD DKI Soroti Kesiapan LPDP Jakarta, Usul Anggaran Diprioritaskan untuk Sekolah Gratis
-
Ekonomi RI di Kuartal II Diselamatkan Oleh Masyarakat yang Sering Makan di Restoran