Pelaku sengaja membuat mesin rusak sehingga tidak bisa dipakai. Korban yang menggunakan ATM tersebut bisa mengalami kartu tertelan, mesin tidak merespons, atau uang tidak keluar.
Karena hal tersebut, mau tidak mau memaksa korban untuk segera menghubungi nomor call center palsu tersebut untuk melaporkan kendalanya.
Sayangnya, nomor tersebut akan mengarahkan korban ke customer service palsu juga. Setelah itu, pelaku kejahatan akan berpura-pura melakukan verifikasi data. Mereka akan meminta username, nomor kartu, PIN, hinga kode OTP yang dikirim ke nomor korban.
4. Modus tukar kartu ATM
Modus penipuan terakhir adalah, penipuan yang dimanipulasi oleh si pelaku pada mesin ATM agar kartu calon korban mengalami kendala saat melakukan transaksi.
Biasanya di modus ini sang pelaku berada disekitar area ATM atau berpura-pura menjadi nasabah yang mengantri untuk mengawasi calon korbannya.
Pelaku menunggu korban yang panik karena mesin ATM bermasalah, kondisi ini yang dimanfaatkan oleh pelaku untuk menawarkan bantuan. Pelaku mencoba mengalihkan perhatian nasabah dan menukarkan kartu ATM oknum kejahatan sehingga tanpa disadari kartu nasabah sudah ditukar dengan kartu palsu lain yang serupa.
Akibatnya PIN yang dimasukkan menjadi salah, dan pelaku meminta nasabah mengulangi lagi sampai beberapa kali sembari mengintip PIN yang dimasukkan tersebut.
Dengan berbekal kartu ATM nasabah yang sudah dipegang oleh pelaku, dan PIN yang sudah diketahui, selanjutnya dengan mudah pelaku melakukan transaksi dan mengambil uang korban. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan