/
Senin, 24 April 2023 | 12:23 WIB
Wayan Suyasa dan Sugawa Korry (kolese instagram)

Suara Denpasar – Nyoman Giri Prasta telah menduduki jabatan kedua sebagai Bupati Badung dan akan berakhir di tahun 2024.

Golkar Badung pun telah bersiap merebut posisi tersebut dengan menjagokan Ketua DPD II Golkar Badung I Wayan Suyasa.

Pencalonan Wayan Suyasa dalam rangka merebut kursi Bupati Badung yang saat ini diduduki Nyoman Giri Prasta telah bulat dari grassroot hingga elit Partai Golkar di Bali.

Ketua DPD I Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry bahkan menggaransi jika Wayan Suyasa terpilih sebagai Bupati Badung 2024.

“Bapak Wayan Suyasa ini adalah pemimpin dan pejabat yang mau mendengar masyarakat dan saya mendukung bapak Wayan Suyasa ini maju menjadi Bupati Badung tahun 2024,” demikian dikatakan Sugawa Korry dalam kesempatan menghadiri karya pujawali Pura Begawan Penyarikan, Banjar Pande Desa Adat Bualu baru-baru ini

Sugawa Korry menjamin kepemimpinan Suyasa tanpa membedakan warna maupun latar belakang politik maupun suku, adat, ras, dan agama.

“Kalau nanti berhasil menjadi bupati, visi misi yang dituangkan nanti akan dijadikan peraturan yakni berupa Perda RPJMD, nanti masukan dalam RPJMD.”

“Ini akan dibuat untuk memprioritaskan kesejahteraan masyarakat di Badung sepenuhnya, karena pembangunan di Badung masih dibutuhkan,” papar Sugawa Korry.

Pada kesempatan itu, Wayan Suyasa sebagai salah satu tokoh yang dijagokan sebagai Bupati Badung juga hadir memenuhi undangan masyarakat setempat.

Baca Juga: Teriakan Bupati Badung Sambut Wayan Suyasa di Munggu

Suyasa berkesempatan memberikan punia sebesar Rp 13 juta, dengan rincian  Rp 10 juta untuk kegiatan karya pujawali, dan Rp 3 juta untuk kegiatan PKK Banjar Pande.

Kehadiran Suyasa di Bualu bukan satu atau dua kali. Ia mengaku telah hadir beberapa kali.

Tanpa panjang kata, Suyasa pun memohon agar diberikan restu oleh warga desa Adat Bualu.

“Nenten akeh malih tiang mewacana. Titiang tetap nunas pemargi ring krama banjar sareng sami,” kata Suyasa. (*)

Load More