/
Senin, 24 April 2023 | 14:30 WIB
Mendadak Komisaris PSIS Semarang, Junianto Kehilangan Dukungan Netizen Gara-gara Hal Ini (@anto_van_java)

Suara Denpasar - Komisaris PSIS Semarang Junianto saat ini mendadak kehilangan dukungan dari netizen.

Netizen pun ramai-ramai menyampaikan kekecewaannya.

Hal itu lantaran, salah satu pemilik saham di PSIS Semarang tersebut jor-joran memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo yang ditetapkan sebagai calon presiden pada pemilu 2024 mendatang.

Seperti diketahui, Ganjar Pranowo ditetapkan sebagai calon presiden dari PDIP pada pemilu mendatang.

Junianto yang akrab disapa Ebes Anto ini pun memberikan dukungannya kepada Ganjar Pranowo melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @anto_van_java pada (21/4/2023) lalu.

Dikutip Suara Denpasar, Senin (24/4/2023), Ebes Anto un menguapkan terima kasih kepada Megawati dengan ditetapkannya Gubernur Jateng tersebut sebagai calon presiden.

“Makasih @pdiperjuangan khususnya mb Megawati,” tulisnya.

 Dukungan Komisaris PSIS Semarang ini kepada Ganjar Pranowo lantaran dinilai sudah terbukti di selama memimpin Jateng.

“Selamat buat pak @ganjar_pranowo seseorang pribadi dan Gubernur Jateng yang peduli akan investasi dan kemajuan Jateng, perusahaan kami I bawah@wahyu_agung_group_official diberi kesempatan membangun kesehatan di titik2 kota Jateng,” lanjutnya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Ungkap Peran Jokowi Dalam Pencalonan Dirinya Jadi Capres, Sudah Disiapkan?

Dalam unggahannya tersebut Junianto juga meminta bantuan kepada Ganjar Pranowo nantinya jika terpilih sebagai presiden untuk membantu membeli saham Manchester United dan Chelsea.

“Monggo kita dukung yang sudah teruji di Jateng,” tulisnya lagi.

 Unggahan tersebut pun langsung mendapat respon beragam dari netizen. Banyak diantaranya enggan mendukung pendapat dari Junianto tersebut, bahkan ada pula yang menyampaikan keinginan untuk unfollow Komisaris PSIS Semarang itu di Instagram.

“Untuk urusan pilpres kita beda pilihan bes, aku anti pak Ganjar dan PDIP tapi nek urusan kemajuan PSIS ak dukung njenengan bes,” tulis
@fjr330.

“Mohon maaf piala dunia tidak terlupakan,” tulis @edytha_galluh.

“Maaf bapak kali ini saya beda frekuensi karena pak GP sudah menyebabkan PDU20 batal,” sahut @dhepzbadrol.

Load More