/
Minggu, 23 April 2023 | 18:30 WIB
Komisaris PSIS Semarang Minta Bantuan Ganjar Pranowo Beli Saham Manchester United dan Chelsea, Netizen Singgung Pildun (@anto_van_java)

Suara Denpasar - Usai ditetapkannya Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden dari PDIP pada pemilu 2024 mendatang, Komisaris PSIS Semarang, Junianto pun turut memberikan dukungan kepada Gubernur Jateng tersebut.

Tak tanggung-tanggung, Komisaris PSIS yang akrab disapa Ebes Anto tersebut membentangkan kaos merah di depan gedung Manchester United bersama sang istri. Kaos merah tersebut bertuliskan ‘GANJAR.P 1’.

Dukungan Ebes Anto tersebut kepada Ganjar Pranowo lantaran dinilai sangat peduli akan investasi dan kemajuan Jateng.

“ TIBA SAATNYA AKAN TER @ganjar_pranowo SEMUA,” tulisnya di akun Instagram pribadinya pada, Jumat (21/4/2023) lalu.

 “ Makasih @pdiperjuangan khususnya mb Megawati, Selamat buat pak @ganjar_pranowo seorang pribadi dan gubernur Jateng yg peduli akan investasi dan kemajuan Jateng, perusahaan kami di bawah @wahyu_agung_group_official diberi kesempatan membangun kesehatan di titik2 kota Jateng…,” lanjutnya dikutip Suara Denpasar, Minggu (23/4/2023).

 Tidak hanya itu, Junianto juga menyampaikan keinginannya agar nantinya bisa dibantu untuk membeli saham Manchester United dan Chelsea jika Ganjar Pranowo sudah menjadi presiden.

“ Nanti klu sudah jadi presiden bantu kami beli sahamnya @manchesterunited dan @chelseafc ya pak. Biar klu big match tidak perlu tegang,”tulisnya lagi.

Dalam hal ini, Junianto pun mempersilahkan masyarakat untuk mendukung Ganjar yang dinilai sudah teruji di Jateng.

 Atas hal tersebut netizen justru masih terbayang akan pildun (Piala Dunia) yang batal digelar di Indonesia.

Baca Juga: Dicalonkan Partai Gerindra Jadi Capres, Ternyata Segini Elektabilitas Prabowo Subianto Dibanding Ganjar Pranowo

 Hal itu tak lain lantaran Ganjar Pranowo menjadi salah satu pejabat yang menolak akan kedatangan Timnas Israel sebagai peserta di Pildun U-20 2023 ke Indonesia.

“Saatnya kita mematahkan mimpi itu layaknya sayap garuda yang hancur, saat terbaik untuk mengajari bagaimana menerima rasa sakit,” tulis @tito.darmawan88 di kolom komentar unggahan tersebut.

“No pildun no ganjar. Ngapunten ak anto,” sahut @gtarfen.

“Mohon maaf piala dunia tidak terlupakan,” tulis @edytha_galluh.

“ Untuk urusan politik kita beda pilihan bes aku anti pak ganjar dan PDIP tapi nek urusan kemajuan PSIS ak dukung njenengan bes,” lanjut @fjr330.

“Kecewa pildun batal… udah itu aja,” tulis @bayupras.id.

Load More