Suara Denpasar – Berikut adalah sajian informasi klub sepakbola Liga 1 dalam beberapa tahun terakhir.
Ada Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Bali United dan klub lainnya. Bagaimana dengan PSIS Semarang? Simak selengkapnya berikut ini.
Seperti diketahui, Liga 1 2022/2023 telah berakhir dan mengukuhkan PSM Makassar sebagai juara, diikuti Persija Jakarta sebagai Runner Up dan Persib Bandung di urutan ketiga.
Namun demikian, PSM bukalah penguasa dengan poin tertinggi selama berapa musim sejak 2017 hingga 2023.
Bahkan dimusim sebelum Juku Aja berjuang keluar dari zona merah degradasi.
Juara beck 2 beck, Bali United menduduki peringkat pertama dengan 313 poin, kemudian disusul oleh Bhayangkara FC dengan 294 poin.
Sementara PSIS Semarang tak berhasil mendekati poin kedua klub tersebut. Bahkan klub berjuluk laskar mahesa jenar itu tidak masuk dalam 5 besar.
Seperti sejak promosi 2017 dan musim 2018 menjadi musim pertama di Liga 1, pada dua kompetisi PSIS hanya menduduki papan tengah di akhir musim.
Sementara top 5 selanjutan menjadi milik Persib Bandung dengan 284 poin dan Persija Jakarta 282 poin.
Baca Juga: Simak Sejarah Peringatan Hari Buruh yang Diperingati setiap Tanggal 1 Mei
Poin demi poin yang tersaji diatas dilansir Suara Denpasar dari instagram @pengamatsepakbola, Senin 1 Mei 2023.
Selanjutnya, dari lima besar pemilik poin tertinggi, hanya Maung Bandung yang belum mencatatkan gelar juara.
Bali United 2019 dan 2021/2022, Persija jakarta 2018, Bhayangkara FC 2017 dan terakhir PSM Makassar 2022/2023.
Apakah musim depan dengan nama Liga Indonesia, Persib bisa meraih juara dan mengakhiri puasa panjang tanpa gelar ?
Liga 1 musim depan akan berubah menjadi Liga Indonesia. Kompetisi kasta tertinggi itu direncanakan mulai pada Juli 2023. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim