Suara Denpasar - Beredar kabar FIFA jadikan 6 stadion di Indonesia jadi tumpuan untuk penyelenggaraan Piala Dunia U20.
Bukan hanya itu, bahkan dikabarkan Argentina panas dingin usai mendengar kabar tersebut. Benarkah?
Kabar itu diunggah dan disebarkan oleh kanal YouTube JAGAT.ID sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Senin, (1/5/2023).
Video itu diunggah pada Sabtu, 29 April 2023, dengan durasi video 8 menit 3 detik, hingga viral sampai ditonton 181 ribu kali.
Video itu berjudul 'Argentina Panas Dingin, FIFA Jadikan 6 Stadion RI Jadi Tumpuan Piala Dunia U20,'. Bukan hanya itu, pada thumbnail video juga dituliskan, 'FIFA Hubungi PSSI, Status Tuan Rumah Argentina Terbelah'.
Lantas benarkah video tersebut? Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran terkait informasi itu demi mendapatkan fakta sesungguhnya.
CEK FAKTA
Setelah ditelusuri, video itu menampilkan cuplikan pernyataan Erick Thohir selaku Ketua PSSI yang membahas stadion di Indonesia dan FIFA yang berencana akan melakukan audit.
"Ada catatan dari FIFA, ini akan diaudit ulang oleh FIFA langsung. Dan yang mengejutkan bagi saya, ada pihak-pihak yang menyesal lalu menyalah-nyalahkan," ujarnya dalam video itu.
Kemudian sang narator dalam video itu menyampaikan bahwa status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 ditinjau ulang FIFA.
Setelah ditelusuri, video itu pernah diunggah salah satu acara berita stasiun televisi nasional melalui kanal YouTube-nya, video itu merupakan video lawas.
Video aslinya pernah diunggah pada (6/3/2023) oleh kanal YouTube Liputan6, berikut ini link video asli dan lengkapnya: https://youtu.be/WcMA4wRFC1c
Video itu merupakan video lawas, konteks dari video tersebut ialah pernyataan Erick Thohir soal rencana audit ulang stadion Indonesia oleh FIFA. Saat itu Indonesia masih berstatus sebagai tuan rumah Piala Dunia U20.
Sebagaimana diketahui, FIFA telah putuskan Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U20 sejak 29 Maret 2023.
Jadi video pernyataan Erick Thohir yang diunggah oleh kanal YouTube JAGAT.ID terbukti tidak relevan dan bersifat manipulatif.
KESIMPULAN
Hasil penelusuran menunjukan bahwa berita itu bersifat manipulatif, dapat dikategorikan sebagai berita hoax alias berita bohong. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
SEA Games 2023: FIFA Ajak Suporter Bola Dukung Timnas U22, Warganet Malah Curigai Ini
-
CEK FAKTA: FIFA Banggakan PSM Makassar ke Dunia, Benarkah?
-
Apa itu FIFA Forward? Dana Bantuan yang dibekukan FIFA Sebagai Sanksi Untuk Indonesia
-
CEK FAKTA: Terbongkar! Pantas Didukung FIFA, Israel dan Federasinya Ternyata Sudah Siapkan Hal Ini?
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Film Anime GROTESQQQUE Rilis Trailer dan Visual Utama, Tayang November 2026
-
Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Tertekan Pada Sesi I Hari Ini
-
Jebakan YOLO: Saat Hidup Hanya Sekali Berujung Utang yang Menghantui
-
Rayakan 10 Tahun Goblin, Yook Sung Jae Ungkap Harapan untuk Season 2
-
Piala Dunia 2026: Ada 2 Alasan Mengapa Saya Tak Heran Argentina Bisa Lolos ke Babak Semifinal
-
Rivalitas Inggris vs Argentina: Sejarah, Gengsi hingga Hand of God
-
Jokowi Berharap Sidang Roy Suryo dan dr Tifa Masuk Tahap Pembuktian, Siap Hadir dan Bawa Ijazah Asli
-
Niat Selamatkan Surat Berharga, Detik-detik Nenek di Pulogadung Tewas Terbakar Bersama Anak dan Cucu
-
Cegah Konflik Kepentingan, Legislator Desak Perombakan Penyidik Jampidsus di Kasus Febrie Adriansyah
-
BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling