Suara Denpasar - Setelah viral berkat TikToker Bima Yudho, kini putri dari Pejabat Kepala Dinas Kesehatan, Kadinkes Lampung, Reihana dikabarkan telah dipolisikan.
Informasi itu beredar melalui kanal YouTube POPULER NEWS dengan judul konten "Permintaan Maaf Di Tolak! Pagi Ini Putri Kadinkes Lampung Di Polisikan" dikutip Suara Denpasar, Selasa (2/5/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa potret yang menampilkan foto perempuan berbaju tahanan dengan didampingi oleh polisi.
"Permintaan Maaf di Tolak! Putri Kadinkes Lampung Resmi di Polisikan" tulis narasi dalam thumbnail video
Diunggah pada, Minggu (30/4/2023). Video tersebut sudah disaksikan oleh 2,3ribu pengguna.
Lantas apakah klaim yang mengatakan bahwa putri Kadinkes Lampung Reihana dipolisikan benar adanya?
CEK FAKTA
Setelah melakukan penelusuran, klaim yang mengatakan bahwa putri Kadinkes Lampung, Reihana dipolisikan merupakan informasi yang salah.
Faktanya, unggahan tersebut hanya berisi sejumlah potongan video dari Tiktoker Bima Yudho, dan foto Reihana.
Selain itu narasi dalam video tersebut, nyatanya mengutip artikel dari media merdeka.com yang berjudul "KPK Turun Tangan Telusuri Harta Kadinkes Lampung" diunggah pada, (21/4/2023) yang memang benar tapi tidak ada korelasi dengan judul video dalam Youtube POPULER NEWS tersebut. Oleh sebab itu dapat dikatakan bahwa video ini mengandung konten false connection, yakni tidak ada hubungan antara judul dan isi video.
Tak hanya itu, foto yang digunakan sebagai thumbnail video tersebut adalah hasil rekayasa. Foto aslinya merupakan foto yang diambil dari media beritajatim.com berjudul "Polresta Mojokerto Tangkap Perempuan Muda Tersangka Dugaan Penipuan Rekrutmen Palsu". Thumbnail tersebut telah dimanipulasi oleh creator YouTube seolah-olah kasus tersebut terjadi pada putri Kadinkes Lampung.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan bahwa putri Kadinkes Lampung, Reihana di tangkap polisi adalah informasi bohong.
Nyatanya, sampai akhir video tersebut, tidak ada pembahasan ataupun bukti yang menunjukkan putri Kadinkes Lampung di polisikan.
Selain itu, berdasarkan hasil pencarian melalui Google dengan kata kunci “Putri Kadinkes Lampung ditangkap,” juga tidak ditemukan berita terkait hal tersebut.
Jadi dapat disimpulkan bahwa video dari kanal YouTube POPULER NEWS, berjudul "Permintaan Maaf Di Tolak! Pagi Ini Putri Kadinkes Lampung Di Polisikan" adalah HOAKS. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Harga Emas Antam Berakhir Lesu, Turun Rp20.000 Meski Sempat Cetak Rekor
-
Hore! Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho, Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut
-
5 Rekomendasi Parfum Wangi Vanilla Manis Tahan Lama Sesuai Review
-
Anak Anggota DPRD Medan Ikut Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Belum Ditahan
-
Bisnis Inti KAI Tumbuh Solid, Laba Bersih Anjlok 74 Persen Tergerus Whoosh
-
Usung Konsep Drama SMA Militer, Serial Minerva Academy Rilis September 2026
-
Ketika Siaran Pidato Terputus: Rakyat Lebih Cemas Perang Dunia atau Biaya Hidup?
-
Hari Ini Terakhir Promo Buy 1 Get 1 Sports Station, Ada Nike hingga New Balance!
-
Didukung Bisnis Energi Terbarukan, HGII Catat Laba Bersih Rp 11,58 Miliar pada Semester I 2026
-
Jokowi Minta Kader PSI Ubah Cara Kerja Organisasi demi Hadapi Pemilu 2029