Suara Denpasar-Gercep! Berkat Kritikan Dari Tiktoker Viral, Jalanan Rusak di Lampung Langsung Diperbaiki Pemerintah
Nama Tiktoker Bima Yudho Saputro yang mengkritisi pembangunan di Lampung kini viral di media sosial. Beredar pula kabar bahwa orang tuanya dikampung mendapatkan tekanan dari Gubernur Lampung usai kritikannya viral di media sosial.
Namun kini, berkat kritikannya viral di media sosial, tiba-tiba sejumlah ruas jalan di Lampung berangsur-angsur diperbaiki. Bahkan jalan rusak yang sebelumnya puluhan tahun tak diperbaiki kini mulai dilakukan perbaikan.
Hal itu sebagaimana dalam video yang dibagikan oleh akun gosip di Instagram @pembasmi.kehaluan.reall.
Dalam video yang dibagikan, tampak suara perekam video yang merupakan wanita dari dalam mobil merekam kondisi salah satu ruas jalan di Lampung yang diperbaiki pasca viralnya kritikan dari Bima Yudho Saputro.
Sejumlah alat berat terlihat sibuk memperbaiki ruas jalan itu. "Gercep juga ya kalau udah viral.
Thank you Bima jalan di sini akhirnya dibenerin," sebut suara dalam video itu.
Bahkan perekam menyebut jika sebelumnya selama 32 tahun jalan itu tak pernah diperbaiki. Namun berkat kritikan Bima, kini akhirnya mulai diperbaiki.
"32 tahun bos. Thank you Bim jalan di tempat Kita akhirnya mulai dibenerin," ujarnya lagi.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Dalami Dugaan Intimidasi Keluarga Bima oleh Aparat dan Pemerintah Lampung
-
14 Tahun Menjabat, Koleksi Tas Mewah Kepala Dinas Kesehatan Lampung Viral
-
Kerap Tampil Wah, Berapa Harta Kekayaan Reihana Kepala Dinkes Lampung?
-
Harta Pejabat di Lampung Mulai Dikuliti Netizen, Dinkes Lampung Pamer Tas Mewah
-
Beda Pendidikan TikToker Bima vs Gubernur Lampung Arinal Djunaidi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026