/
Rabu, 03 Mei 2023 | 11:47 WIB
Senang Dito Mahendra Jadi Buronan Polisi, Nikita Mirzani: Dia Musuh Terbesar Saya

Suara Denpasar Nikita Mirzani mengaku senang saat mendapatkan informasi mengenai Dito Mahendra yang merupakan tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal, kini masuk daftar pencarian orang (DPO) alias jadi buronan polisi

Hal tersebut diungkap Nikita Mirzani secara blak-blakan saat ditemui beberapa awak media, sebagaimana dikutip Suara Denpasar dari kanal YouTube Intens Investigasi, Rabu (3/5/2023). 

“Kalau seneng (Dito Mahendra Buron) happy banget. Karena dia adalah musuh terbesar saya yang terlalu jahat menurut saya,” kata Nikita Mirzani. 

Di depan awak media, ia mengatakan sebenarnya tidak pernah mengenal dan berbicara dengan Dito Mahendra. Nikita pun baru mengetahui wajah Dito setelah Nindy Ayunda memposting fotonya. 

Meski tidak mengenal secara personal Dito Mahendra, namun Nikita mengungkap kebenciannya terhadap laki-laki tersebut bukan tanpa alasan. 

Ia sendiri mulai tidak menyukai Dito Mahendra setelah lelaki tersebut turut serta dalam aksi teror yang dilakukan Nindy Ayunda terhadap kehidupan pribadinya. 

“Teror meneror datang ke kehidupan saya. Yang menyuruh neror itu Nindy, yang mengeksekusi itu adalah Dito Mahendra,” bebernya. 

Kemudian, istri Antonio Dedola itu menyebutkan beberapa aksi teror yang dia dapatkan. Bahkan, bukan hanya dirinya saja, tetapi manajer dan anaknya pun turut ditakut-takuti. 

“Coret-menyoret, kirim bunga, terus diteror. Salon dicoret, manajer diikutin, saya disamperin beberapa preman, anak saya lagi main di stop, badannya dipegang, palanya dielus. Itu bikin saya sakit hati,” tukasnya. 

Baca Juga: Masa Pemulihan Pasca Operasi Tumor, Belanja Mainan Arkana Anak Nikita Mirzani Hanya Ditemani Dea

Karena itulah, saat mendapatkan kabar bahwa Dito Mahendra kini jadi buronan polisi, Nikita Mirzani turut merasa puas.  

Bahkan, sebelumnya Nikita sudah menduga Dito Mahendra bakal kembali mangkir dari pemeriksaan Bareskrim Polri. 

“Dito nggak datang itu sudah diprediksi jauh-jauh hari sebetulnya. Saya tahu bahwa dia tidak akan pernah hadir,” katanya. 

Kendati demikian, perempuan 37 tahun itu tetap menyayangkan sikap Dito Mahendra yang tidak jantan saat menghadapi masalah. 

“Saya pikir Dito Mahendra bukan pengecut ya, kan Dito dipanggil sebagai tsk 2-3 kali sama Mabes Polri. Ya sangat disayangkan takut untuk menghadapi apa yang udah dia lakukan. Jadinya kan Polisi tambah banyak kerjaan. Kalau dia datang bisa langsung di BAP, abis itu bobo,” pungkasnya. (*)

Load More