Suara Denpasar - Dokter I Wayan Tirta diketahui akan segera menuju kampung halamannya di Sukawati, Gianyar Bali setelah kediamannya yang dipenuhi sampah medis serta menjadi sarang ular viral di media sosial.
Sebelum berengkat ke Bali, dokter I Wayan Tirta menceritakan perjalannya saat bertugas sebagai tenaga medis di Tarakan Kalimantan.
Ia pun bersyukur kala itu tidak menjadi korban pembunuhan.
Bagaimana ceritanya?
Dikutip melalui unggahan kanal YouTube Bang Brew TV yang diunggah pada, Kamis (4/5/2023) kemarin, Dokter Wayan yang didampingi Pak Kadek sahabatnya dan keponakannya sempat bercerita mengenai perjalanan ketika hendak mencari obat untuk pasien.
“Dari Tarakan ke Sungai Nyamuk saya tugas di sana. Berangkat pakai speedboat,” katanya dikutip tim Suara Denpasar, Jumat (5/5/2023).
Dikatakan ketika hendak berangkat, pengemudi speed boat yang ditumpangi kesulitan untuk menghidupkan mesinnya.
Mengingat berangkat tengah malam, ia pun harus tidur di atas speed boat dengan diikat ke perahu nelayan. Sementara driver speedboat tidur di tempat lain.
“Saya diikat di perahu layang karena ombak antara Sungai Nyamuk dan Kalimantan gede ga berani dia (diver speed boat) lewat,” katanya.
Baca Juga: Viral Video Pecahan Rupiah Nominal Sejuta, Begini Tanggapan Bank Indonesia
Ketika subuh, diakui ia bangun dan sudah mendapati dirinya di tengah laut.
“Bangun suda di tengah laut, untuk tidak dibunuh orang Filipina, dulu kan jamannya orang Filipin itu biasanya tuh nyuri mesin, untung nggak dibunuh,” lanjutnya lagi.
Dia pun mengaku menghidupkan mesin boat yang membawanya dengan susah payah dan membawa perahu sendiri.
Diakui ia kesana untuk mencari obat untuk pasiennya.
Ketika ditanya oleh Irfan Jayani pemilik kanal YouTube Bang Brew TV obat yang dicari dokter Wayan, pria berusia 58 tahun itu mengaku untuk semua macam penyakit.
“Pak itu obat untuk penyakit apa pak itu pakinget ga?,” tanya Irfan.
“Banyak ya, semua ya,” sahut dokter Wayan.
Dalam kesempatan itu, Irfan pun meminta Dokter Wayan dan sahabatnya, Pak Kadek untuk saling menyampaikan pesan sebelum pria berkacamata tersebut pulang ke Bali. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Datang, Warga Dapat Hewan Liar saat Bersih-bersih Rumah Dokter Wayan, Ada Ular Kobra?
-
Dokter Wayan Tirta ke Bali, Pak Kadek Sampaikan Pesan Haru untuk Sahabatnya, Begini Katanya
-
CEK FAKTA: Kang Dedi Mulyadi Memberi Hadiah Klinik untuk Dokter Wayan hingga Menangis, Benarkah?
-
Jawaban Dokter Wayan saat Bang Brew Minta Izin Bersihkan Rumahnya: 'Kalau Pohon...'
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan