/
Jum'at, 05 Mei 2023 | 16:38 WIB
'Untung Tidak Dibunuh', Dokter I Wayan Tirta Cerita Perjalanannya Mencari Obat untuk Pasien

Suara Denpasar - Dokter I Wayan Tirta diketahui akan segera menuju kampung halamannya di Sukawati, Gianyar Bali setelah kediamannya yang dipenuhi sampah medis serta menjadi sarang ular viral di media sosial.

 Sebelum berengkat ke Bali, dokter I Wayan Tirta menceritakan perjalannya saat bertugas sebagai tenaga medis di Tarakan Kalimantan.

Ia pun bersyukur kala itu tidak menjadi korban pembunuhan.

Bagaimana ceritanya?

Dikutip melalui unggahan kanal YouTube Bang Brew TV yang diunggah pada, Kamis (4/5/2023) kemarin, Dokter Wayan yang didampingi Pak Kadek sahabatnya dan keponakannya sempat bercerita mengenai perjalanan ketika hendak mencari obat untuk pasien.

“Dari Tarakan ke Sungai Nyamuk saya tugas di sana. Berangkat pakai speedboat,” katanya dikutip tim Suara Denpasar, Jumat (5/5/2023).

Dikatakan ketika hendak berangkat, pengemudi speed boat yang ditumpangi kesulitan untuk menghidupkan mesinnya.

Mengingat berangkat tengah malam, ia pun harus tidur di atas speed boat dengan diikat ke perahu nelayan. Sementara driver speedboat tidur di tempat lain.

“Saya diikat di perahu layang karena ombak antara Sungai Nyamuk dan Kalimantan gede ga berani dia (diver speed boat) lewat,” katanya.

Baca Juga: Viral Video Pecahan Rupiah Nominal Sejuta, Begini Tanggapan Bank Indonesia

Ketika subuh, diakui ia bangun dan sudah mendapati dirinya di tengah laut.

“Bangun suda di tengah laut, untuk tidak dibunuh orang Filipina, dulu kan jamannya orang Filipin itu biasanya tuh nyuri mesin, untung nggak dibunuh,” lanjutnya lagi.

Dia pun mengaku menghidupkan mesin boat yang membawanya dengan susah payah dan membawa perahu sendiri.

Diakui ia kesana untuk mencari obat untuk pasiennya.

Ketika ditanya oleh Irfan Jayani pemilik kanal YouTube Bang Brew TV obat yang dicari dokter Wayan, pria berusia 58 tahun itu mengaku untuk semua macam penyakit.

“Pak itu obat untuk penyakit apa pak itu pakinget ga?,” tanya Irfan.

Load More