- Bus ALS bertabrakan dengan truk tangki di Muratara pada Rabu (6/5/2026), mengakibatkan kebakaran dan total 20 korban.
- Sebanyak 16 jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk menjalani identifikasi intensif oleh tim DVI gabungan Polri.
- Polda Sumsel memfasilitasi keluarga korban melalui layanan call center guna memberikan informasi transparan terkait proses identifikasi jenazah.
Suara.com - Polda Sumatera Selatan mempercepat proses identifikasi korban kecelakaan maut Bus ALS dan truk tangki PT Seleraya di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Sebanyak 16 kantong jenazah korban meninggal dunia telah tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026) pagi sekitar pukul 05.10 WIB.
Seluruh jenazah langsung dibawa ke Posko Disaster Victim Identification (DVI) di Instalasi Forensik RS Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi intensif.
Tim DVI Biddokkes Polda Sumsel bersama Tim DVI Pusdokkes Mabes Polri mulai bekerja sejak pukul 07.30 WIB.
Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh lantaran sebagian besar korban mengalami luka bakar serius akibat kebakaran hebat usai tabrakan.
Kecelakaan tragis ini diketahui terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Muratara. Insiden melibatkan Bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL dengan truk tangki R6 bernomor polisi BG-8196-QB.
Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan bermula saat Bus ALS yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi diduga berusaha menghindari lubang jalan.
Namun, bus kehilangan kendali, masuk ke jalur berlawanan, lalu menghantam truk tangki dari arah berlawanan. Benturan keras itu lalu memicu kebakaran besar yang melalap kedua kendaraan.
Hingga kini, total korban tercatat sebanyak 20 orang, terdiri dari 16 korban meninggal dunia, tiga korban luka berat, dan satu korban luka ringan.
Baca Juga: 'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
Polisi telah berhasil mengidentifikasi sejumlah korban meninggal, di antaranya Aryanto (49), sopir truk tangki asal Lubuk Linggau; Martono (48), penumpang truk tangki asal Musi Rawas Utara; Alif (44), sopir Bus ALS asal Jawa Tengah; Saf (50), kenek bus asal Medan; serta Maleh (42), kru bus asal Medan.
Selain itu, korban lain yang telah teridentifikasi yakni Relodo, Zulkifli, Aldi Sulistiawan, Rani, dan Bela yang merupakan anak dari Aldi dan Rani. Sementara enam korban lainnya masih menjalani proses identifikasi mendalam oleh Tim DVI Polri.
Untuk korban selamat, empat orang saat ini masih dirawat di RSUD Rupit. Mereka adalah Jumiatun (35), Ngadiono (44), Muhammad Fahrul Hubaidi (31), dan M. Fadli bin Ibrahim (30).
Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa bangkai kendaraan yang terbakar, tabung gas, mesin motor, hingga barang pribadi penumpang.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan pihak kepolisian berkomitmen memfasilitasi keluarga korban selama proses identifikasi berlangsung.
“Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional serta transparan,” ujar Nandang kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).
Polda Sumsel juga membuka layanan Call Center Posko DVI di nomor +62 821-7803-8910 untuk membantu keluarga korban mendapatkan informasi terkait proses identifikasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Tak Ada Nama Lain, Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
-
BNI Gandeng Prasetiya Mulya, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus
-
Ruko Fotokopi di Ponorogo Rata dengan Tanah Usai Perselingkuhan Terbongkar
-
Ulasan The First Responders Season 1: Kerja Sama Polisi dan Damkar di Tengah Situasi Darurat
-
Begini Strategi Damkar Padamkan Api Nipah Mall, Salah Satu Gedung Tinggi di Makassar
-
Timnas Indonesia Main Dua Stadion Ikonik Akan Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026
-
Transportasi ke Kepulauan Seribu Bakal Dikelola Transjakarta, Pramono Janjikan Tarif Murah
-
Skintific 5X Ceramide Moisture Gel untuk Kulit Apa Saja? Cek Review Jujur Pengguna Ini
-
5 Physical Sunscreen Buat Kulit Berjerawat: Non-Comedogenic dan Bebas Gerah
-
Contoh Susunan Upacara Hari Pramuka 14 Agustus 2026, Lengkap dan Siap Digunakan