Suara Denpasar - Pasca penetapan Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) yang diusung PDI-Perjuangan pada 21 April 2023, nama yang santer masuk dalam nominasi sebagai calon wakil presiden yakni Erick Thohir, Sandiaga Uno, Prabowo Subianto dan Budi Gunawan.
Menariknya, Budi Gunawan digadang-gadang menjadi kuda hitam dan berpeluang mewakili Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden.
Analis tersebut disampaikan Dosen FISIP Universitas Udayana Bali, Efatha Filomeno Borromeu Duarte.
"Nama Budi Gunawan jadi sosok kuda hitam yang perlu diperhitungkan dalam kontestasi pendamping Capres Ganjar Pranowo", kata Efatha kepada Suara Denpasar, Minggu, (7/5/2023).
Menurut Efatha yang juga sebagai Sekretaris Jenderal Paguyuban Warga Timor-Timur (PAWATIM) yang berkantor pusat di Denpasar Provinsi Bali menilai sepak terjang Budi Gunawan tidak bisa dianggap enteng.
"Budi Gunawan merupakan seorang mantan Pati Polri yang berpengalaman dan memiliki reputasi baik di bidang keamanan. Selama karirnya di kepolisian, ia juga dikenal sebagai sosok yang tegas dalam mengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," jelas Efatha.
Sehingga Budi Gunawan dianggap tepat mendampingi Ganjar Pranowo yang dinilainya politisi dengan padat pengalaman.
"Sosok Capres Ganjar ini merupakan seorang politisi yang sarat pengalaman. Kita melihat bahwa, Ganjar ini telah menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah sejak 2018 dan sebelumnya menjabat sebagai Anggota DPR RI 2 periode. Dia dianggap sebagai salah satu pemimpin daerah yang sukses dalam menjalankan pemerintahan daerahnya dan mampu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi di Jawa Tengah", tuturnya.
Bagi Efatha yang juga sebagai Founder Malleum Iustitiae Institute itu berpendapat bahwa Budi Gunawan memiliki pengalaman dan rekam jejak di bidang keamanan dan intelijen negara.
Hal ini dapat menjadi keunggulan dalam menghadapi tantangan keamanan nasional dalam menghadapi era globalisasi yang asimetris tentunya penting memiliki kemampuan diplomasi keamanan akibat meningkatnya tensi perubahan dinamika dunia.
Selain Efatha menilai Budi Gunawan memiliki jaringan dan pengaruh yang luas di lingkungan kepolisian dan lingkup strategis lainnya. Hal itu dapat membantu dalam menjalankan fungsi-fungsi terkait keamanan dan penegakan hukum yang lebih baik.
Dia menjelaskan, selama Budi Gunawan menjabat sejak 2016 hingga sekarang, BIN di bawah kepemimpinannya jadi lembaga negara yang memiliki pengaruh strategis bagi pemerintahan, sehingga hal ini akan memberikan kenyamanan dan keyakinan bagi negara.
Kata Efatha, selain dekat dengan Presiden Jokowi, modal penting yang tidak dimiliki kandidat lainnya adalah kedekatan Budi Gunawan dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.
"Tentu ini yang paling vital, Budi Gunawan miliki modal tiket penting yang tidak dimiliki kandidat lainnya, yakni kedekatan khusus dengan Ketum PDI-P Megawati karena pernah jadi ajudan saat Bu Mega jadi Wapres dan juga Presiden ke-5," imbuhnya.
Kedekatan Budi Gunawan dengan Megawati Soekarnoputri itu dinilai berpotensi mendapat tiket menjadi wakil presiden atas restu Megawati. Jika itu terjadi maka dukungan dari masyarakat Bali tentu akan melimpah. Sebab masyarakat Bali melihat bagaimana agar keberlanjutan trah Soekarno tetap terjaga.
Berita Terkait
-
Diusung PAN Jadi Cawapres di Pilpres 2024? Begini Jawaban Tegas Erick Thohir
-
Tak Muluk-Muluk! Ganjar Pranowo Beberkan Kriteria Idaman Pendampingnya di Pilpres 2024, Seperti Apa?
-
CEK FAKTA: Prabowo Diusir Paksa, Jokowi Perintahkan Ganjar Pranowo Lakukan Semua Ini?
-
Ditanya Siapa Cawapres Ganjar Pranowo, Megawati: Saya Hitung Dulu Dong..
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Anggota DPRD DKI Hardiyanto Sidak Jalan Rusak di Flyover Pesing, Ini Temuannya
-
5 Sepeda Gunung Senyaman Polygon Xquarone EX9, Kualitas Juara Harga Lebih Murah
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Review Heat: Detektif Kriminal vs Perampok Gila, Malam Ini di Trans TV
-
Honda di IIMS 2026, All New Vario 125 Jadi Sorotan Utama
-
Pedagang di Siak Keluhkan Daya Beli Turun, Efek Ekonomi Tak Stabil?
-
Harga Saling Sikut, Mending Toyota Yaris 2015 atau Honda Jazz 2015?
-
4 Prompt Gemini AI Terbaik untuk Hasil Foto Analog Tahun 1994 yang Ikonik
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
4 Rekomendasi Bedak untuk Biang Keringat, Ampuh Atasi Gatal-gatal