Suara Denpasar - Beredar video yang diduga pelecehan seksual di Bali. video itu berdurasi 9 detik dengan korban perempuan yang ditarik berulang kali oleh pelaku.
Dalam video pendek itu korban menolak apa yang dilakukan pelaku yang akan berusaha melecehkannya.
Sontak saja video menjadi viral. Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Buleleng telah menindak kasus pelecehan ini.
Korban perempuan yang masih duduk di bangku kuliah ini mengaku trauma dengan apa yang dia alami seperti di dalam video itu.
Didampingi kakak kandung, akhirnya korban berani membuka kenangan buruk dan melaporkan pelaku pelecehan itu pada (5/5/2023).
Pelaku itu rupanya adalah dosen di sebuah kampus di daerah Buleleng yang baru saja mendapatkan gelar S3 doktor.
Polisi mulai melakukan penyelidikan saat laporan dari korban masuk. Ini masuk dalam pengumpulan barang bukti langsung dari keterangan korban di Unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Picha Armedi mengatakan mereka juga sudah melakukan pengecekan TKP.
Selanjutnya pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan mengenai fakta hukum terkait video pelecehan dosen ini.
Baca Juga: Siap Perkuat Skuad Shin Tae Yong, Ketum PSSI Erick Thohir Bocorkan Progress Naturalisasi Ivar Jenner
"Kami telah kumpulkan barang bukti dari keterangan korban dan rekaman CCTV dari TKP. Nanti kita jelaskan lagi barang bukti penting yang kita amankan," ungkap Picha Armedi dikutip dari Suarabali pada (8/5/2023).
Pihak kepolisian sudah mendapatkan nama yang diduga pelaku berinisial AA. Pelaku adalah dosen di kampus kesehatan di Buleleng.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta