Suara Denpasar - Ada yang mengganjal di hati Pengamat Hukum Made "Ariel" Suardana terkait penanganan kasus dugaan korupsi dana Sumbangan Pengambangan Institusi (SPI) penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri pada Universitas Udayana (Unud).
Apa itu? Tentu soal status mantan Rektor Prof. Dr.dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S (K).
Di mana, Prof. Sudewi adalah atasan langsung tersangka Prof. I Nyoman Gede Antara. Dalam kurun waktu Prof. Sudewi sebagai Rektor Unud, Prof. Antara adalah Wakil Rektor Bidang Akademik dan sekaligus Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru jalur mandiri.
"Lama tak terdengar nasib mantan rektor ini membuat saya ingin bertanya bagaimana kelanjutannya Nasib Prof Sudewi yang telah dicekal hampir satu bulan. Di mana keluarnya pencekalan atas nama saksi Prof. Dr.dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S (K) yang diperiksa terkait statusnya sebagai Rektor Universitas Udayana periode 2017-2021," papar pria yang juga aktivis 97 tersebut.
"Sebaiknya Kejaksaan segera mengumumkan statusnya daripada di kacangin kayak gini kasian juga dia. Kalau harus di tersangkakan sebaiknya segera di sampaikan agar nanti jika dia melakukan praperadilan maka nasib lraperadilannya juga dijamin 100 persen bakal keok juga dari Para Tersangka lainnya," sentil dia.
Jadi, dia minta pihak Kejaksaan Tinggi Bali (Kejati) Bali tegas menyikapi hal ini. "Disatu sisi harga diri sebuah pencekalan yang dilakukan oleh Kejaksaan juga tidak boleh hanya sekedar bikin susah Prof Sudewi saja jika nasib belum dijelaskan secara tegas melalui pengumuman statusnya apakah tersangka atau tetap saksi," tegasnya.
Dengan sikap tegas itu tentu tidak ada kesan tebang pilih. "Saya minta karena ini masih gamang tak boleh ada negosiasi apapun untuk orang yang belum jadi tersangka. Ini sebuah tantangan keras untuk menuntaskan masalah ini jangan sampai ada tersisa. Malah nanti dikatakan penyidikan tanggung banget," tutup dia. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Update Harga HP POCO Mei 2026 dari Paling Murah hingga Flagship Terbaru
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Putar Lagu Anak Indonesia Saat Live, Cardi B Ngaku Anaknya Ketagihan Pok Ame Ame
-
Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
-
Tips Aman Tukar Ringgit di Pontianak: Cara Dapat Kurs Terbaik dan Hindari Penipuan
-
NGORBIT: Yusuf Mahardika & Zulfa Maharani Ungkap Sisi Emosional di Balik Layar Crocodile Tears
-
Skincare Rp50 Ribuan Ini Diam-Diam Dipakai Banyak Orang, Hasilnya Disebut Mirip Brand Jutaan
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem