Suara Denpasar - PSIS Semarang mendapat sorotan karena dinilai menjadi sarang pemain dengan lemparan jauh yang membahayakan.
Sebelumnya Pratama Arhan yang merupakan mantan pemain PSIS Semarang menyumbangkan dua assist lewat lemparan jauhnya saat Timnas Indonesia U22 mengalahkan Vietnam di babak semifinal SEA Games 2023.
Namun Pratama Arhan tak bisa diturunkan di laga final menghadapi Thailand kemarin karena sebelumnya mendapat sanksi kartu merah.
Seolah tak kehabisan pemain dengan lemparan jauh maut, bek PSIS Semarang Alfeandra Dewangga pun sukses memperlihatkan kelihaiannya dalam hal melempar.
Ia menyumbangkan satu assist lewat lemparan jauh yang juga menjadi gol pembuka bagi Indonesia. Ramadhan Sananta sukses menceploskan bola ke gawang Thailand menit ke-20’ lewat tandukannya usai mendapat lemparan jauh dari Alfeandra Dewangga.
“SANANTAAA!! Sundulannya berhasil menembus lini pertahanan Thailand. Gol pertama untuk Indonesia,” tulis akun @pssi, Selasa (16/5).
Warganet pun menyoroti aksi lemparan jauh yang dilakukan Dewangga.
“Ga ada Arhan,ada Dewangga...Joss mantap. Lanjutkan gaz pol,” balas akun @bahyanscuba.
“Biar bisa lempar jauh gitu latihannya gimana min?” tulis @gondesfootball.
Baca Juga: Local Pride! Timnas Indonesia Juara SEA Games, Warganet: Tanpa Naturalisasi Pemain Kita Menang Besar
“Setelah arhan tidak ada dewangga ga kalah keren lemparannya, alhamdulillah,” balas @mchlovaa_.
“@psisfcofficial sarang pemain lempar jauh,” kata @bagus_auz.
“Mas dewokk bisaa gantiin arhaan yaa good,” kata @mwdheriinaa.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan