Suara Denpasar - Mungkin tak terbayang sebelumnya bagi Indra Sjafri bahwa Pratama Arhan yang jadi andalannya justru tidak bisa dimainkan di partai final Timnas Indonesia U22 vs Thailand. Maka, dia hanya membawa stok dua bek kiri dalam ajang SEA Games 2023 ini.
Ketika Pratama Arhan tidak bisa dimainkan dalampartai puncak, Indra Sjafri pun sudah kehabisan stok. Tidak ada pilihan lagi selain Haykal Al Hafiz, bek kiri PSIS Semarang.
Mau tidak mau, Indra Sjafri harus menurunkan Haykal. Sebab, stok bek kiri yang tersisa hanyalah pemain yang baru direkrut dari Persikab Bandung ini.
Berbeda dengan stok bek tengah dan bek kanan yang masih melimpah. Yakni masing-masing posisi ada tiga pilihan. Bek kiri tidak adap ilihan lain.
Dalam line up starting eleven yang, nama Haykal pun langsung muncul. Inra Sjafri memainkan lima bek. Haykal, M Ridho dan Alfenadra Dewangga di bek tengah, dan memainkan bek kanan Bagas Kaffa dan Fajar Fathur Rahman yang bisa bermain sebagai sayap kanan untuk membantu serangan.
Pelatih Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, mengakui pilihan pengganti Pratama Arhan tinggal Haykal Al Hafiz. Dia cukup percaya diri dan percaya Haykal mampu menggantikan Pratama Arhan yang memiliki lemparan bola cukup jauh ini.
"Gak ada Arhan pun ada Haykal. Kita menganggap 20 pemain yang dibawa itu terbaik. Kita gak pernah bedakan antara Arhan dan Haykal," aku Indra Sjafri di Phnom Penh, Sabtu (13/5) malam dilansir dari Antara.
Indra Sjafri sempat mempercayakan Haykal Al Hafiz untuk menggantikan Pratama Arhan dalam pertandingan terakhir fase grup Timnas Indonesia U22 melawan Kamboja. Waktu itu, Timnas Indonesia menang dengan skor tipis 2-1.
Walau begitu, Indra Sjafri mengakui bahwa absennya Arhan merupakan suatu kerugian. Namun, ia tidak mempermasalahkannya karena dalam setiap pertandingan, segala kemungkinan dapat terjadi, termasuk menerima kartu merah.
"Arhan sangat sedih dan merasa bersalah, tetapi saya katakan ini adalah kemenangan bersama," ujar pelatih asal Sumatera Barat tersebut.
Keberhasilan Timnas Indonesia melaju ke final membuka peluang untuk merebut medali emas dalam kejuaraan multicabang dua tahunan tersebut. Terakhir kali timnas Indonesia meraih medali emas pada SEA Games 1991 di Manila, atau 32 tahun silam. (*)
Berita Terkait
-
Tak Bisa Tampil di Final SEA Games 2023, Berikut Pesan Indra Sjafri untuk Pratama Arhan yang Merasa Bersalah
-
Tandem Pratama Arhan, Puzzle Hilang PSIS Semarang Ditemukan? Indra Sjafri Pasang Duet Lama
-
Eks PSIS Semarang Pratama Arhan Akan Hengkang dari Tokyo Verdy? Inilah Klub Jujukan Barunya?
-
Tinggalkan Tokyo Verdy, Pratama Arhan Dikabarkan Menuju Liga Thailand, Warganet: Ambil Aja!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan