Suara Denpasar - Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plate resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek BTS Bakti.
Melansir dari Suara.com, Johnny terlihat dibawa keluar gedung dengan mengenakan rompi tahanan. Tangannya pun diborgol. Beberapa orang Kejagung mendampingi.
Ketika dibawa keluar menuju mobil, Sekjen Partai Nasdem itu memperlihatkan senyum tipisnya.
Johnny ditetapkan menjadi tersangka setelah proses pemeriksaan tiga kali yakni pada hari ini (17/5/2023), 14 Februari dan 15 Maret lalu.
Dirdik Jampidsus Kejagung RI Kuntadi menyebutkan akan ada penyidikan lebih lanjut soal aliran dana korupsi hingga merugikan negara hingga Rp 8 triliun.
Kejaksaan Agung RI akan mendalami aliran dana terkait kasus korupsi penyediaan infrastruktur BTS 4G dan infrastruktur pendukung BAKTI Kominfo tahun 2020.
Untuk selanjutnya, Kuntadi mengatakan ada proses penggeledahan rumah dinas Johnny dan Kantor Kominfo.
Penyidik Jampidsus telah menggeledah mobil Toyota Fortuner yang dikendarai Johnny untuk memenuhi panggilan Kejaksaan Agung RI.
Sebagai informasi, Johnny G Plate sebagai Menkominfo memiliki harya kekayaan mencapai Rp 191,2 miliar berdasar data e-LHKPN pada 16 Maret 2022.
Baca Juga: MAKI Desak Rektor Unud dan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Dana SPI Ditahan
Selain itu, dia juga memiliki harta bergerak senilai Rp 3,61 miliar, surat berhargaRp 4,11 miliar, kas dan setara kas senilai Rp 51,39 miliar. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Nama Unik Jadi Sorotan
-
Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?
-
Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR
-
CFD Ampera Palembang Minggu III Membludak, Warga Protes Jalan Ditutup Sampai Jam 9 dan Parkir Mahal
-
Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Plafon Rp25-50 Juta Jadi Favorit UMKM di Makassar, BRI Catatkan Tren Positif di Awal 2026
-
Dana Rp62 Miliar Dikucurkan untuk Program Beasiswa Mahasiswa di Riau