/
Jum'at, 19 Mei 2023 | 21:49 WIB
Nikita Mirzani Di-Skakmat "The Truth" Antonio Dedola; Reputasi Dijatuhkan dan Ibu Dihina (Instagram)

Suara Denpasar - Artis seksi dan penuh kontroversi Nikita Mirzani dibuat tak berkutik dengan konten "The Truth" yang dibuat oleh mantan suaminya yakni Antonio Dedola. Pria asal Jerman itu geram dengan beragam tudingan negatif yang dilayangkan Nyai, panggilan Nikita Mirzani terhadap dirinya.

Lewat video ini beragam data dan fakta akhirnya terungkap dan dukungan netizen tahan air kini beralih ke Antonio Dedola.

“Aku bisa saja memngungkapkan hal-hal yang bisa menghancurkan karirnya. Tapi, bukan itu tujuanku. Aku hanya ingin menyelamatkan reputasiku, walaupun Nikita bilang aku orang biasa,” kata pria yang sudah jadi Mualaf tersebut dikutip dari video Youtube @Starpro Indonesia, Jumat 19 Mei 2023.

Hal ini ditekankan oleh bule yang baru saja di sunat itu, karena dirinya harus melakukan proses panjang editing video sebelum ditayangkan.

Jadi, ada beberapa cuplikan yang harus dia potong untuk menyelamatkan reputasi Nikita Mirzani.

“Kamu (Nikita Mirzani) telah menghancurkan reputasiku, dan yang aku lakukan hanya ingin menyelamatkan reputasiku. Aku menghakhiri hubunganku dengan Nikita dengan menceraikannya karena telah melakukan kekerasan. Aku menceraikan atas semua kebohongan dan aku menceraikanmu karena telah menghina ibuku,” paparnya.

Meski demikian, Antonio Dedola tetap akan berhubungan dengan anak-anak Nikita Mirzani yang sudah dia anggap sebagai anak sendiri.

“Hari ini aku menelepon Nikita, aku menawarkan perdamaian, aku hanya ingin dia membuat permintaan maaf ke publik atas kebohongan atau hal buruk lainnya yang sudah dia bilang tentang ibu saya. Saya juga menawarkan ke dia mengembalikan barang-barang dia dan aku juga minta barang-barangku dikembalikan. Dia tidak setuju dengan penawaran saya. Dia tidak mau meminta maaf dan mengembalikan barang-barang. Dia membuatku tanpa pilihan lain,” ungkapnya panjang lebar. ***

Baca Juga: Wah Janda Lagi, Empat Kali Cerai, Nyai Nikita Mirzani

Load More