Suara Denpasar - Beredar kabar gara-gara film porno Ganjar Pranowo, kader-kader PDIP bakar atribut partai, hingga serentak mundur massal.
Kabar tersebut disebarkan oleh kanal YouTube LIDAH RAKYAT, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Senin, (22/5/2023).
Kabar tersebut diunggah dengan video berdurasi 8 menit 10 detik, diunggah hari ini pada Senin, 22 Mei 2023, kemudian viral sampai ditonton 2 ribu kali sejak 1 jam penayangan.
Pada judul video dituliskan 'Gara-Gara Film Porno Ganjar! Seluruh Kader PDIP Bakar Atribut Partai Serentak Mundur Massal! Viral'.
Lantas benarkah kabar tersebut? Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran mendalam terkait kebenaran berita tersebut.
CEK FAKTA
Setelah ditelusuri, video berdurasi 8 menit 10 detik itu menayangkan cuplikan pernyataan Ganjar Pranowo tentang menonton video porno.
"Kalau saya nonton film porno itu salah saya dimana?," ucap Ganjar dalam cuplikan video itu.
Kemudian sang narator menyebut Calon Presiden dari PDIP itu harus belajar dari Capres Turki yang mundur karena tersandung kasus video porno.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kejutan Erick Thohir, Shin Tae yong Berpamitan ke PSSI?
"Ganjar haru belajar dari Capres Turki yang mundur karena tersandung kasus video porno," ujar sang narator.
Setelah ditelusuri, ternyata video aslinya pernah diunggah oleh kanal YouTube Deddy Corbuzier, dan video itu merupakan video lawas, pernyataan Ganjar sebelum dirinya diusung menjadi Capres dari PDIP.
Video itu diunggah pada 3 Desember 2019 dan merupakan pernyataan lawas Ganjar Pranowo, faktanya ia sama sekali tidak tersandung kasus video porno, bahkan konteks dari pernyataan lawasnya itu adalah hak warga negara yang sudah cukup umur atau dewasa untuk menonton video porno. Berikut pernyataan lengkapnya:
"Kalau saya nonton video porno itu salah saya dimana? Coba, saya dewasa, bener gak sih?," ujarnya.
Berikut ini link video lengkapnya: https://youtu.be/ksbAAktR27U
Kemudian, ditelusuri dari kanal YouTube PDI perjuangan dan akun instagram @pdiperjuangan tidak ditemukan kabar bahwa kader mundur massal hingga bakar atribut karena video porno Ganjar.
Berita Terkait
-
Kunjungi Para Suster di Manado, Ganjar Pranowo Diminta Jangan Persulit Gereja: 'Siap'
-
Didukung Romahurmuziy Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, Nasaruddin Umar Berkilah: Lebih Enjoy Ngurus Umat
-
Capres PDIP Ganjar Pranowo Bertekad Lanjutkan Proyek IKN Nusantara, Calon Ibu Kota Jadi Seperti Apa?
-
Loyalis Megawati Siap Menangkan Ganjar Pranowo di Bali: Di Bawah Komando Mega
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana