Suara Denpasar – Indra Sjafri dinilai sebagai pelatih lokal tersukses lantaran berhasil mengantarkan Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas di SEA Games 2023, setelah 32 tahun gagal diboyong ke pangkuan Ibu Pertiwi.
Namun, siapa sangka, di balik kemenangan tim asuhannya saat melawan Timnas Thailand di laga final SEA Games 2023, rupanya ada klub yang lebih membuat Indra Sjafri ketar ketir.
Ketimbang melawan Thailand, Indra Sjafri mengaku lebih ketar ketir ketika berhadapan dengan kesebelasan dari Vietnam.
Hal ini disampaikan mantan pelatih Bali United itu saat menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier yang telah diunggah pada Sabtu (20/5/2023).
“Sebenernya saya lebih gak suka lawan Vietnam daripada Thailand,” tutur Indra Sjafri blak-blakan.
Indra Sjafri pun membeberkan alasan di balik ketidaksukaannya melawan Timnas Vietnam ketimbang Thailand.
Dia menilai Timnas Vietnam merupakan kesebelasan tim yang lebih ngeyel dan provokatif. Tim itu pun disebutnya punya semangat juang lebih tinggi kala bertanding.
“Saya hampir beberapa kali mengalahkan Thailand. Di SEA Games Filipina, saya juga ngalahin Thailand 2-0. AFF U-22 yang final, kita juara ngalahin Thailand juga 2-1,” tutur pelatih berusia 60 tahun itu.
“Vietnam lebih ngeyel. Bahasa Jawanya apa ya, lebih kolektif dan provokatif. Semangat juangnya lebih oke seperti ras-ras kuning,” tambahnya.
Baca Juga: Inilah Akira Nishino, Potensial Menjadi Direktur Teknik Baru PSSI Gantikan Indra Sjafri
Kala melawan Vietnam di semifinal SEA Games 2023, Timnas Indonesia U-22 meraih kemenangan dengan perbedaan skor tipis, yakni 3-2.
Kemenangan itu pun ditentukan berkat gol dramatis yang disuguhkan Muhammad Taufany saat berhasil membobol gawang Vietnam di penghujung laga, tepatnya di menit ke-90+5.
Meski terdapat perbedaan skor tipis, namun perlu diakui keunggulan Timnas Indonesia yang saat itu hanya bertahan 10 pemain usai Pratama Arhan diganjar kartu merah, pada akhirnya berhasil menyingkirkan Vietnam dan lolos ke babak final SEA Games 2023.
Karena keunggulan itulah, Indra Sjafri pun sesumbar bahwa Vietnam kala bertanding di semifinal kemarin tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan 10 pemain bertahan yang dimiliki Timnas Indonesia kala itu.
“Tapi kemarin itu gak ada apa-apanya, 10 pemain bisa ngalahin Vietnam,” pungkas Indra Sjafri. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Pesan Menyentuh Indra Sjafri Usai Raih Emas di SEA Games Kamboja, Pratama Arhan hingga Asnawi Mangkualam Kompak Berikan Ini
-
Momen Ricuh Jadi Komedi, Indra Sjafri Bongkar soal Kartu Merah Wasit Salah Sasaran: Saya Ketawa di Kamar Mandi
-
Profil Lengkap Akira Nishino, Disebut Akan Gantikan Indra Sjafri Jadi Direktur Teknik PSSI
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai
-
Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita