Suara Denpasar - Kuwu Edan, panggilan akrab Kepala Desa atau Kuwu Saguling, Beregbeg, Ciamis, Jawa Barat, Otong Sutarman mengidolakan sosok Prabowo Subianto yang kini menjabat Menteri Pertahanan Republik Indonesia (RI). Sebab, sosok Prabowo dikenal berani dan teguh membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menariknya, ternyata sang idola yakni Prabowo juga diam-diam terus memonitor kabar Kuwu Edan dari Dedi Mulyadi.
Seperti diketahui, Kang Dedi-panggilan akrab Dedi Mulyadi kini menjadi kader Gerindra. Partai di mana Prabowo selaku Ketua Umumnya.
Bahkan, Gerindra berencana untuk mencalonkan ayah tiga anak tersebut untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Barat.
Nah, kembali ke dengan Kuwu Edan dan Kang Dedi. Mantan bupati Purwakarta dua periode itu mengajak Kuwu Edan ke Bank Mandiri.
Ungkap dia, ada kiriman uang dari dermawan. Uang itu bisa digunakan Kuwu Edan untuk membantu kegiatan maupun warga yang membutuhkan.
Singkat kata, rombongan itu pun ke Bank Mandiri. "Ini kita sudah sampai di Bank Mandiri. Mungkin dalam sejarah ibu kades, ibuku ini pengambilan uang terbesar," kata mantan Bupati Purwakarta dua periode tersebut.
"Bukan dari saya. Ini amanah orang, nanti kita sampaikan kalau uangnya sudah cair. Dari siapa nanti saya bisikin karena yang punya uang pesan sama saya, jangan pernah dikasih tahu. Tapi, saya mah harus memberitahukan. Ya, kan orang baik itu, orang harus mengetahui kebaikannya," paparnya.
Uang pun dicairkan dan disalurkan ke pihak yang memerlukan. Terungkap juga yang membantu dana tersebut adalah Prabowo.
Baca Juga: Cek Fakta:Asli Bikin Sedih! Kang Dedi Pecat Haji Mumu
Di mana, Prabowo terpanggil atas aksi sosial dan perjuangan Kuwu Edan membangun desanya dengan agaran terbatas.
Tak jarang, dia harus menggadaikan hartanya guna keperluan desa. Aksi sosial Kuwu Edan juga didukung penuh oleh istinya yang seorang guru bahasa Inggris. "Mudah-mudahan Pak Prabowo sing sukses. Sukses jadi presiden," doa Kuwu Edan. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Ini: Tim Garuda Diterpa Kabar Buruk
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG