"Saya dituduh mengadakan Islamisasi, untuk membuat Negara Islam. Jadi semua orang di Indonesia akan diislamkan oleh saya. Lebih kejam lagi itu," terangnya.
Dia makin pasrah. Namun, keberuntungan ada di pihaknya. Teman-temannya meminta tolong ke Pangdam VI/Tanjungpura, Mayjen Feisal Tanjung. Lalu, Feisal Tanjung menghubungi Pangdam Jayakarta, Mayjen Soegito.
Mayjen Soegito menyerahkan masalah Jusuf kepada Asintel Kodam Jayakarta Kolonel AM Hendropriyono. Jusuf didatangi Hendropriyono pada Pukul 2 dini hari.
"Hei, Suf, ngapain kamu? Pulang kamu!" kata Hendro ditirukan Jusuf.
"Yang bener, Pak," tanyanya.
"Iya, pulang udah, Pak Feisal Tanjung udah telepon saya, katanya kamu anak baik," ujarnya.
Jusuf lega. Dia meminta izin menelepon ke keluarga agar dijemput. Dalam hatinya, dia masih khawatir ditembak saat dalam perjalanan pulang dari Kremlin, atau di rumah.
"Takut ada Petrus," ucapnya.
Setelah itu Jusuf salat dua rakat di lapangan Latsus Kopkamtib Kramat VII. Dia sujud syukur. Setelah 21 hari ditahan di 'Kremlin', akhirnya dia dilepas.
Baca Juga: Konglomerat Jusuf Hamka Pernah Masuk Bui gegara Pukuli Jagoan Kuntao: 'Dia Sombong!'
"Saya bilang terima kasih ke Pak Hendropriyono," tandasnya.
Namun, Jusuf masih khawatir dia ditembak di jalan. Maka, pesannya ke sopir adalah tabrak saja jika ada yang menghadang. Dia sampai juga di rumah dengan perasaan masih was-was.
Karena peristiwa ini, dia masih bersahabat dengan Hendropriyono. Dia sudah menganggap Hendro saudara.
"Kalau Pak Hendro nonton ini pasti masih ingat, ya?" tanya Densu.
"Jelas ingat, beliau yang membebaskan saya dari tahanan di zaman Pak Benny Moerdani di Kramat VII. Dan beliau yang datang tengah malam bebasin saya. Ini true story, jadi nggak apa-apa. Pak Hendro tahu kok," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, A.M. Hendropriyono pernah menjadi kepala BIN di zaman Presiden Megawati. Dia juga pendukung Jokowi.
Sedangkan pada 1988, Soeharto kembali jadi presiden. Wapresnya bukan Ibu Tien Soeharto sebagaimana kelakar Jusuf Hamka, melainkan Soedharmono. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA