Suara Denpasar - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan dirinya mengusung percepatan pembangunan bukan mengubah arah pembangunan.
Hal tersebut disampaikan karena dirinya digadang-gadang sebagai salah satu calon wakil presiden terkuat pada Pemilu 2024. Bahkan berdasarkan survei lembaga riset Charta Politika nama Sandiaga Uno mengungguli Mahfud MD, Ridwan Kamil dan Erick Thohir.
"Yang jelas saya mengusung percepatan pembangunan bukan mengubah arah pembangunan kita," kata Sandiaga Uno kepada Suara Denpasar beberapa waktu lalu.
Hal itu tentu bertolak belakang dengan visi misi koalisi Partai NasDem, PKS dan Demokrat. Koalisi tiga partai itu menamakan diri sebagai koalisi perubahan pada Pemilu 2024.
Menurut Sandiaga Uno, Indonesia hanya memiliki waktu 15 tahun menuju bonus demografi yang akan menjadikan Indonesia sebagai negara maju. Sehingga arah pembangunan sekarang harus dijaga dan dipercepat, bukan malah diubah.
"Karena kalau kita mengubah arah pembangunan bangsa ini, kita hanya punya waktu 15 tahun untuk bonus demografi kita terkonversi, peningkatan capaian pembangunan dan ekonomi untuk mencapai negara maju," terang Sandiaga.
Dia mengatakan, apabila arah pembangunan diubah maka Indonesia kehabisan waktu dan berpotensi gagal menjadi negara maju. Karena perubahan tentunya merancang ulang pembangunan dari nol.
"Kalau kita ubah lagi arah pembangunan kita, kita nanti akan hilang waktu dan bonus demografi akan terkikis sehingga tidak atau ada potensi tidak tercapai target Indonesia maju di tahun 2045," tandas Sandiaga Uno. (*/Dinda)
Baca Juga: Viral di Media Sosial, Perempuan Ini Ngaku Ibu Angkat Sandiaga Uno dan Pernah Ditipu
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL