Suara Denpasar - Swedia telah mencatat sejarah sebagai negara pertama yang resmi mendaftarkan seks sebagai olahraga. Federasi Seks Swedia telah mengumumkan akan menyelenggarakan Kejuaraan Seks Eropa yang pertama, dan telah menarik perhatian publik, termasuk selebgram kontroversial Siskaeee. Dalam sebuah pengakuan yang mengejutkan, Siskaeee mengungkapkan keinginannya untuk berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut.
Siskaeee, yang terkenal dengan konten-konten dewasa dan busana minim di akun Instagram-nya, tak ketinggalan merespons kabar tersebut. Bahkan, dia mengungkapkan bahwa dirinya sudah sering mengikuti latihan untuk persiapan kejuaraan ini. "Saatnya! Gak sia-sia latihanku selama ini," tulisnya dalam salah satu instastory di akun pribadinya, @vip_siskaeeenya3, seperti dikutip pada Senin (5/1/2023).
Kejuaraan Seks Eropa ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa minggu, dengan peserta yang diharapkan bertanding selama enam jam setiap harinya. Swedia meyakini bahwa seks memiliki manfaat kesehatan dan kebugaran yang signifikan, dan inilah alasan mereka menganggapnya sebagai olahraga. Seperti dilansir dari ca1.topnews.media via selebtek suara.com.
Para peserta akan bersaing dalam 16 disiplin yang mencakup berbagai aspek seksualitas dan performa. Disiplin-disiplin tersebut termasuk rayuan, pijat pada berbagai bagian tubuh, foreplay, seks oral, penetrasi, daya tahan, penampilan, serta kreativitas dalam mengubah posisi seksual. Juri akan menilai aspek-aspek seperti daya tahan dan jumlah orgasme yang dicapai dalam waktu tertentu, penampilan artistik, serta peningkatan tekanan darah dan detak jantung selama kompetisi.
Tidak hanya Siskaeee, kejuaraan ini juga telah menarik perhatian peserta dari berbagai negara. Saat ini, sudah ada 20 peserta yang mendaftar untuk bersaing dalam 16 disiplin yang berbeda. Setiap disiplin akan berlangsung selama 45 menit, dan pemenang akan ditentukan berdasarkan penilaian dari tiga juri dan rating penonton. Suara penonton akan berkontribusi sebesar 70% dalam penentuan pemenang, sementara suara juri menyumbang 30%.
Presiden Federasi Seks Swedia, Dragan Bratych, menegaskan keyakinannya bahwa seks dapat dianggap sebagai olahraga yang sah. Dia mengatakan bahwa seks bukan hanya memberikan kesenangan, tetapi juga memiliki manfaat untuk kesejahteraan mental dan fisik seseorang. Dragan Bratych sendiri dikenal sebagai sosok terkenal di Swedia dalam bidang layanan erotis dan memiliki rantai strip bar. Meskipun Kejuaraan Seks Eropa ini menuai perdebatan dan kontroversi, Swedia tetap teguh pada keputusannya dan yakin bahwa mereka telah membuat langkah maju dalam mengakui pentingnya seks sebagai bagian integral dari kehidupan dan kesehatan seseorang.
Kejuaraan ini tidak hanya bertujuan untuk menjadi ajang persaingan seksual semata, tetapi juga untuk mempromosikan kesadaran akan pentingnya kesehatan seksual yang positif dan aman. Swedia berharap bahwa melalui kejuaraan ini, peserta dapat menunjukkan keterampilan, daya tahan, dan keindahan dalam konteks seksualitas dengan cara yang bertanggung jawab. (*).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar