Suara Denpasar – Tak di sangka ada masa kelam Ernando Ari Sutaryadi di balik kesuksesannya sekarang.
Kiper kelahiran Semarang 21 tahun lalu tersebut diketahui memang menjadi anak yatim usai ayahnya meninggal
Ernando menjadi tulang punggung keluarganya untuk memenuhi kebutuhan hidup mengantikan posisi ayahnya yang telah tiada.
Bahkan diberitakan Ernando pernah jadi tukang angkat Elpiji sebelum akhirnya berseragam Timnas Indonesia.
Berita itu disampaikan kanal youtube Hendrawan Ardiansyah dengan judul ‘Perjalanan Karir Kiper Muda Tim Persebaya Ernando Ari !! Dari Angkat Elpiji Sampai ke Timnas’ yang diunggah pada (3/9/2022).
Dalam thumbnail video berdurasi 8 menit 2 detik itu juga dituliskan keterangan ‘Kisah Kiper Tim Persebaya Ernando Ari!! Mulai dari Angkat-Angkat Elpiji Sampai Jadi Kiper Muda Andalan Persebaya’. Kini video tersebut sudah ditonton sedikitnya 48 ribu kali.
Lantas apakah kisah tersebut benar?
CEK FAKTA
Namun setelah ditelusuri tidak ditemukan fakta yang menyebut Ernando pernah menjadi tukang angkat gas elpiji sebelum masuk timnas.
Baca Juga: Apa Kesibukan Dedi Mulyadi Setelah Mundur dari DPR RI?
Justru sang narator dalam video menjelaskan bagaimana karir Ernando di usia muda yang awalnya berposisi sebagai striker.
Namun akhirnya ia ditempatkan di penjaga gawang hingga handal di posisi tersebut dan mendapat panggilan Timnas.
Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak benar atau hoax yang menyebut Ernando Ari menjadi tukang angkat gas elpiji sebelum bergabung dengan Persebaya dan Timnas Indonesia.***
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Ketua Umum PSSI Erick Thohir Tiba-tiba Minta Maaf, Gegara Banyak Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia
-
CEK FAKTA: Keputusan Erick Thohir di Luar Nalar, PSSI Putuskan Skuad Timnas Indonesia Akan Full Naturalisasi, Tanpa Pemain Lokal
-
Kiper Persebaya Ernando Ari Optimis Timnas Indonesia Kalahkan Argentina, Eks PSIS Semarang Disebut Jadi Andalan
-
Persebaya Surabaya Beruntung, Song Ui Young Ternyata Tolak Gaji Fantastis Dari Persija Jakarta, Segini Besaran Bayarannya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Hadapi Tensi Panas AS-Iran: Status Siaga 1 Berlanjut, KBRI Teheran Siapkan Jalur Evakuasi
-
Purbaya Kejar Target Belanja Negara Rp 809 Triliun di Q1 2026 demi Ekonomi 6%
-
Satire atas Agama, Sosial, Budaya, dan Politik dalam 'Robohnya Surau Kami'
-
3 Pemain Bintang Rival Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Patut Diwaspadai
-
57 Eks Pegawai KPK Berpeluang Kembali? Setyo Budianto Respons Putusan KIP Soal TWK
-
Beda dengan Patrick Kluivert, Sang Guru Pilih Mundur dari Timnas Karena 'Tugas Mulia'
-
BPJS Kesehatan untuk Korban Pelanggaran HAM Berat, Rieke: Jaminan Sosial Hak Konstitusi
-
Jadwal Buka Puasa Batam dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Buntut Pernyataan Kontroversial, Tyas Alumni LPDP Diceramahi Anggota DPR
-
Viral Donald Trump Minta Prabowo Pegangi Dokumen BoP dan Pulpen, Ekspresinya Jadi Sorotan