Suara Denpasar – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong menantikan skuat yang dipanggilnya untuk mengikuti pemusatan latihan. Satu diantaranya adalah Rizky Ridho Ramdani.
Rizky Ridho Ramdani adalah mantan pemain Persebaya Surabaya yang direkrut Persija Jakarta. Setelah meninggalkan Bajul Ijo, bek Timnas itu tidak langsung bergabung dengan tim barunya.
Pemain berusia muda itu harus bergabung dengan Timnas U22 untuk ajang SEA Games 2023 lalu.
Praktis, sebagai pemain baru Rizky Ridho belum pernah bersua dengan skuad Persija Jakarta di bawah komando Thomas Doll sebagai pelatih.
setelah SEA games usai dengan raihan medali emas, Rizky Ridho kembali dipanggil timnas. Persija Jakarta pun tak terburu-buru melas pemain untuk Shin Tae Yong.
Rizky Ridho dan Witan Sulaeman lebih dulu ditahan Thomas Doll untuk melakukan latihan bersama skuat Persija lainnya.
“Untuk Witan dan Ridho hanya punya waktu seminggu bersama kami karena mereka mempunyai jadwal FIFA Matchday. Mungkin mereka baru akan kembali lagi setelah melawan Argentina.”
Demikian kata pelatih Persija Jakarta Thomas Doll dilansir dari laman resi klub yang berjuluk Macan Kemayoran itu.
Rizky Ridho dan Witan Sulaeman diplot untuk menghadapi Palestina di Gelora Bung Tomo, Surabaya (14/6/2023) di ajang FIFA Matchday.
Baca Juga: Eks Persebaya Asik Latihan, Thomas Doll Bawa Persija Uji Tanding: Demi Menit Bermain
Setelah bermain di markas Persebaya itu, timnas akan menjalani laga kedua kontra juara Piala Dunia 2022, Argentina, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (19/6/2023).
sebelum bergabung dengan Timnas, Thomas Doll ingin Rizky Ridho berlatih reguler bersama Macan Kemayoran setelah menjalani masa libur usai juara SEA Games 2023.
Menurut juru taktik asal Jerman itu, penting bagi Witan dan Ridho menyempatkan diri berlatih lebih dulu bersama tim sebelum bergabung dengan Timnas lagi.
Terlebih lagi Ridho yang notabene pemain anyar sehingga harus berkenalan dengan pemain, pelatih, dan ofisial Tim Ibu Kota.
“Saya pikir untuk sekarang ada baiknya mereka berlatih bersama yang lain dulu di Sawangan untuk mengikuti sesi latihan taktikal dan latihan fisik.”
“Khususnya Ridho yang harus mengenal lingkungan barunya,” tutur pelatih berkebangsaan Jerman itu.
Berita Terkait
-
Persebaya Surabaya Unggah Ini, Bonek Curiga Aji Santoso Kirim Kode Pemain Asing Baru
-
Pantas Gagal Dipinang PSIS, Sebab Ini Ernando Ari Sutaryadi Stay di Persebaya Surabaya? Bukan Hanya Soal Aji Santoso
-
Bonek Full Senyum! Pemain Asing ke-6 Persebaya Surabaya Tiba di Indonesia, Aji Santoso Beri Kabar Positif
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
iPad Mini 7 Berasa Jadul? Huawei MatePad Mini Datang Bawa Layar OLED 120Hz
-
2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak
-
Hasil Super League: Maxwell Gagal Penalti, Persija Jakarta Ditahan PSIM 1-1
-
KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat
-
Modus Jual Beli Hukuman: Fakta Mengejutkan Jaksa Banten Peras Korban dengan Ancaman Penjara
-
Tri Ibadah Hadir untuk Haji 2026, Paket Internet Tri ke Arab Saudi Mulai Rp650 Ribu
-
Kawal Program MBG, Komnas HAM Susun Kajian Strategis dan SNP Hak Atas Pangan
-
Tak Bisa Lagi 'Ghosting' Pajak: Begini Cara Bapenda Malang Naikkan Pendapatan
-
5 Film Horor Korea Terbaik yang Tembus 1 Juta Penonton, Terbaru 'Salmokji'
-
Jubir KPK Dilaporkan Faizal Assegaf ke Polisi, Eks Penyidik: Indikasi Serangan Balik Koruptor