Suara Denpasar - Laga pertandingan antara timnas Indonesia dan Palestina akan dimulai dalam beberapa jam mendatang. Pertandingan FIFA Matchday 2023 tersebut akan berlangsung mulai pukul 19.30 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Rabu (14/6/2023).
Untuk itu menjelang berlangsungnya pertandingan tersebut, PSSI telah merilis sejumlah imbauan terkait keamanan. Salah satunya melarang suporter untuk mengunggah foto tiket atau gelang tiket mereka ke media sosial. Hal itu dilarang karena untuk menghindari penyalahgunaan barcode tiket.
"Jangan unggah tiket/gelang tiket kamu ke media sosial untuk menghindari penyalahgunaan barcode tiket," tulis PSSI dalam unggahan Instagram, seperti dilihat Suara Denpasar pada Rabu (14/6/2023).
Selain itu, imbauan lainnya adalah agar suporter tidak datang membawa barang-barang seperti tas backpack, kamera profesional, dan barang-barang yang dilarang lainnya.
Saat masuk, penonton juga diwajibkan memakai gelang tiket. Penukaran gelang tiket bisa dilakukan di empat tempat yang disediakan, bukan di Gelora Bung Tomo. Empat tempat yang dimaksud adalah Persebaya Store Komplek, Azawear Store Sutos, Persebaya Store Outlet Nginden Semolo, dan Sentra PKL Ekonomi.
Sedangkan bagi suporter yang tidak kebagian tiket, bisa tetap menonton jalannya pertandingan dari rumah. "Jangan masuk ke stadion apabila tidak menggunakan gelang tiket, dukung dari rumah," bunyi imbauan PSSI.
Selain itu, PSSI juga mengimbau agar para suporter tidak membawa kendaraan sendiri, melainkan menggunakan transportasi umum. "Diimbau untuk tidak membawa kendaraan dan menggunakan transportasi umum," tulis PSSI.
Untuk imbauan keamanan lainnya secara lebih jelas, dapat dilihat di bawah ini.
Baca Juga: Imigrasi Ngurah Rai Bali Deportasi WNA Asal Kanada yang Buat Keributan di Seminyak
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim