Suara Denpasar - Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali mendeportasi satu Warga Negara Asing (WNA) berinisial MRD yang melanggar ketertiban umum karena mengamuk di Seminyak, Kabupaten Badung, Bali.
Pria berusia 30 itu dideportasi karena membuat keributan dengan membawa senjata tajam yang ia lakukan pada 9 Juni 2023 lalu. Hal itu tentunya membahayakan masyarakat sekitar dan berpotensi bisa melukai orang lain.
“Berdasarkan surat rekomendasi kepolisian, kami deportasi pelaku,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Sugito dikutip dari Antara pada Rabu, (14/6/2023).
Saat diinterogasi oleh petugas, MRD mengaku bahwa tindakannya itu hanyalah tiruan karena ia tengah terpengaruh oleh minuman keras. Pemicu awalnya, Ia nekat melakukan itu karena kesal kehilangan kartu ATM .
Selain dideportasi, MRD juga dijerat dengan pasal 102 ayat 1 UU Nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian yang membuatnya dilarang untuk memasuki wilayah NKRI paling lama enam bulan dan bisa diperpanjang paling lama enam bulan.
WNA berinisial MRD itu diketahui tiba di Bali melalui Bandara Ngurah Rai pada 13 Mei 2023 dan ia memiliki izin tinggal terbatas sebagai investor. Ia dikembalikan ke negara asalnya pada Selasa, 13 Juni 2023 menggunakan penerbangan dari maskapai Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH-852 tujuan Kanada.
MRD sendiri mengaku bahwa tujuannya datang ke Indonesia adalah untuk berinvestasi pada perusahaan yang ia dirikan. Perusahaan tersebut diakuinya bergerak di bidang Real Estate.
Akan tetapi, belum diketahui bagaimana nasib perkembangan terkait investasinya itu saat ini. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Dan Terjadi Lagi! Viral Bule Perempuan Pamer Kemaluan di Bali, Tak Hanya Deportasi, Netizen Juga Tuntut Ini
-
Viral Bule Cantik Stres Menari Bugil di Bali, Keimigrasian: Dia Sembuh, Kita Deportasi
-
Imigrasi Bali Sering Kirim Pulang Turis Bermasalah, Ternyata Begini Prosedur Deportasi WNA
-
Deportasi WNA Kalau Diberitakan Bisa Berdampak 'Negatif'
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama
-
New Toyota GR Corolla Meluncur di IIMS 2026, Torsi Lebih Ganas dan Transmisi Matik
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Istri yang Dibakar Suami di Paluta Meninggal Dunia
-
Ngaku Difitnah soal Jadi Petugas Haji, Chiki Fawzi Malah Dikritik Gara-Gara Adab di Acara TV
-
Kekuatan Tersembunyi Mahalini Jelang Konser: Rahasia Dukungan 2 Keluarga yang Tak Terbatas
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi