Suara Denpasar – Beredar kabar adanya detik-detik pembebasan pilot Susi Air yang dilakukan pasukan gabungan TNI-Polri.
Seperti diketahui, Pilot Susi Air yakni Kapten Philips Max Mehrtens telah disandra oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) setelah pesawat dengan nomor penerbangan SI 9368 itu hilang kontak saat mendarat di Bandara Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan pada 7 Februari 2023.
Pada Mei lalu, OPM kemudian mengirim rekaman video ancaman akan menembak Kapten Philips dalam waktu 2 bulan apabila pemerintah Indonesia tidak memenuhi tuntutan kemerdekaan Papua.
Kini, tercuat detik-detik pembebasan yang dilakukan pasukan gabungan TNI-Polri untuk menyelamatkan Kapten Philips Max Mehrtens.
Bahkan dijelaskan pula bahwa para penyandera Kapten Philips Max Mehrtens mengaku sebagai suruhan negara untuk memerdekakan Papua.
Kabar ini diketahui melalui sebuah video terbaru yang diunggah kanal YouTube PILIHAN RAKYAT pada Jumat (23/6/2023), dengan link https://youtu.be/khnJlkGLPI4.
“DETIK2 PEMBEBASAN PILOT SUSI AIR DAN AKUI SURUHAN NEGARA INI UTK MERDEKAKAN PAPUA,” demikian keterangan yang ditulis pada judul video.
Video berdurasi 10 menit 40 detik yang belum diunggah 24 jam itu telah diputar lebih dari 12 ribu kali serta mengundang atensi publik untuk turut berkomentar.
Namun, benarkah berita tersebut?
Baca Juga: Ajaib! Pesawat Jatuh, 4 Anak Bertahan Hidup 40 Hari di Hutan Amazon, Pilot-Sang Ibu Tewas
CEK FAKTA:
Setelah disaksikan secara utuh, rupanya tayangan tersebut hanya berisikan beberapa cuplikan video TNI-Polri yang tidak diketahui sumber asalnya.
Namun, dari semua video yang dicatut, tidak ada satu pun cuplikan yang memperlihatkan sosok Kapten Philips Max Mehrtens tengah diselamatkan pasukan gabungan TNI-Polri.
Sementara itu, pembahasan yang diulas hanya seputar kronologi insiden penyanderaan yang dilakukan OPM terhadap Kapten Philips selaku pilot Susi Air.
Dalam video tersebut, narator juga menerangkan bahwa salah satu kolonel Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang menjaga Kapten Philips tewas saat baku tembak dengan pasukan TNI-Polri pada 29-31 Mei lalu.
Walau begitu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda, Julius Widjojono mengatakan bahwa operasi penyelamatan akan tetap berjalan sesuai rencana.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, rupanya narasi yang disajikan pada tayangan ini identik dengan artikel Beritakini.co berjudul ‘Kolonel OPM yang Jaga Pilot Susi Air Tewas Ditembak Sniper TNI’ yang telah dipublikasikan pada 22 Juni 2023.
Berita Terkait
-
Serang Pos Mugi Papua, TPNPB-OPM Klaim Tembak Mati 10 Anggota TNI-Polri
-
Didukung Purnawirawan TNI-Polri 'Relawan Gapura Nusantara', Ganjar Dinilai Mampu Jadi The Next Jokowi
-
Sabtu Pagi, Ganjar Pranowo Hadiri Deklarasi Purnawirawan TNI-Polri 'Gapura Nusantara' yang Mendukungnya di Pilpres 2024
-
Beredar Video Kelompok Teroris Papua Ancam Bunuh Pilot Susi Air, Bamsoet: Cepat Selidiki, Lakukan Penyelamatan
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Detik-detik Mencekam Kebakaran Kantor Kas BPD DIY di Jogja: Ledakan Trafo Diduga Jadi Pemicu
-
Diancam Trump untuk Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran Lawan Balik: Lo Siape?
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Peringati Setahun Danantara, KAI Bagikan 4.000 Paket Perlengkapan Sekolah
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Jumat 13 Maret 2026
-
Imsak Palembang 13 Maret 2026 Pukul Berapa? Cek Batas Sahur dan Bacaan Niat Puasa
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Tanjungpinang, Jumat 13 Maret 2026
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Jumat 13 Maret 2026
-
Imsak Bandar Lampung 13 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Batas Sahur, Jadwal Salat dan Niat Puasa
-
1 Tahun Danantara Indonesia, Pegadaian Dukung Pemerintah Perkuat Fondasi Masa Depan Generasi Bangsa